Selasa, 07 April 2026

DPPKBPPPA Wonosobo Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak

Sabtu, 02 Agustus 2025 07:05 WIB
DPPKBPPPA Wonosobo Tekankan Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak
Suasana kegiatan "Internalisasi Pengasuhan 1000 HPK dan Tamasya" yang digelar DPPKBPPPA Kabupaten Wonosobo di Rumah Makan Dewani, Rabu (30/7/2025).
Wonosobo (buseronline.com) - Keterlibatan ayah dalam proses pengasuhan dan tumbuh kembang anak dinilai sangat penting untuk mendukung masa depan anak serta kebahagiaan keluarga.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Wonosobo, Dyah Afif, dalam kegiatan Internalisasi Pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan dan Taman Asuh Anak Balita, yang berlangsung di Rumah Makan Dewani Wonosobo, Rabu.

“Peran ayah diharapkan tidak hanya simbolik, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti terlibat langsung dalam pola pengasuhan, menemani anak bermain dan makan minimal empat kali dalam seminggu, serta mendukung perkembangan kognitif anak,” ujar Dyah.

Menurutnya, dukungan ayah sangat krusial sejak masa kehamilan istri hingga anak berusia dua tahun, yang dikenal sebagai periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pengasuhan bukan hanya tugas ibu, tetapi juga menjadi peran penting bagi seorang ayah sebagai kepala keluarga.

“Sebagai kepala keluarga, ayah juga harus belajar ilmu parenting, tidak hanya ibu,” tegas Dyah.

Ia juga mendorong peserta kegiatan untuk menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada masyarakat luas, sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya pengasuhan yang sehat dan berkualitas.

Dalam kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Anak dari RS PKU Muhammadiyah Wonosobo, dr Galih menyampaikan bahwa pola asuh yang sehat harus mencakup beberapa aspek penting. Mulai dari pemenuhan nutrisi melalui makanan yang tepat, rutin memeriksakan anak ke posyandu, hingga memberikan stimulasi sesuai usia perkembangan anak.

Galih juga mencontohkan langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam mendukung pengasuhan anak, khususnya dalam percepatan penanganan stunting.

Salah satunya melalui program Genting (Gerakan Penanganan Stunting), yang memberikan bantuan dua butir telur per hari selama enam bulan penuh kepada anak-anak yang membutuhkan.

“Program ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pemenuhan nutrisi dan kesehatan anak,” ungkap Galih.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Wonosobo untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bahagia melalui penguatan peran keluarga dalam pengasuhan anak. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru