Minggu, 05 Juli 2026

Pemko Bogor Dorong Edukasi dan Deteksi Dini untuk Tekan Kasus Kanker

Minggu, 15 Juni 2025 07:18 WIB
Pemko Bogor Dorong Edukasi dan Deteksi Dini untuk Tekan Kasus Kanker
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin bersama jajaran pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor periode 2025–2030 berfoto bersama usai pelantikan di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu (11/6/2025).
Bogor (buseronline.com) - Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menekankan pentingnya edukasi dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat sebagai langkah strategis untuk menekan angka kasus kanker di Kota Bogor.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor periode 2025-2030 yang berlangsung di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu.

Dalam sambutannya, Jenal menyampaikan bahwa kanker merupakan penyakit yang sangat memengaruhi kelangsungan hidup seseorang.

Oleh karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat, murah, dan efektif.

“Pendeteksian lebih dini itu menjadi penting agar treatment-nya lebih rendah dan mudah saat stadiumnya masih rendah,” ujar Jenal.

Ia juga membagikan pengalaman pribadinya saat bertemu dengan seorang penderita kanker payudara berusia 51 tahun yang memiliki dua anak dalam kondisi stunting.

Enam bulan setelah kunjungan pertama, Jenal kembali mengunjungi keluarga tersebut dan mendapati sang ibu telah meninggal dunia.

Menurut Jenal, masih banyak masyarakat dari kalangan menengah ke bawah yang belum memiliki akses informasi dan layanan kesehatan yang memadai.

Bahkan, tidak sedikit warga yang merasa malu atau takut berkonsultasi secara langsung, sehingga memilih menyampaikan keluhan melalui media sosial.

“Masyarakat hari ini belum sepenuhnya memahami deteksi dini kanker. Maka perlu gerakan yang masif, dikomandoi oleh YKI dan melibatkan posyandu, RT, dan RW. Kehadiran pemerintah juga harus benar-benar nyata dan dirasakan,” tegasnya.

Ia berharap kepemimpinan baru YKI Cabang Kota Bogor di bawah Ketua Yantie Rachim mampu membangun sinergi yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, sehingga penanganan kanker bisa lebih terstruktur dan menyeluruh.

“YKI harus bisa memberikan harapan hidup lebih panjang bagi para penderita kanker dan menghadirkan semangat optimis, sembari terus kita tingkatkan pelayanan dan sarana kesehatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum YKI Pusat, Prof Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD-KHOM FACP menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen dan inovasi yang dilakukan YKI Cabang Kota Bogor.

Ia menyebut bahwa status Kota Bogor sebagai Kota Paliatif merupakan pencapaian yang harus terus dipertahankan dan dikembangkan.

“Saya mengapresiasi para pengurus YKI yang telah berdedikasi membangun inovasi di Kota Bogor dan terus memperbaiki penanganan kanker,” kata Aru.

Pelantikan pengurus YKI Cabang Kota Bogor ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memperluas edukasi, layanan, dan pendampingan bagi masyarakat dalam menghadapi kanker. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemkab Kendal Perkuat Budaya Integritas ASN melalui Sosialisasi Antikorupsi 2026
Dedi Mulyadi Buka Peluang Guru dan Siswa Jabar Tempuh Pendidikan Internasional di Inggris
UMiMAX Pertamina Bantu Korban PHK Bangkit Lewat Usaha Ultra Mikro
Pemkab Tapanuli Utara Optimalkan PRSU ke-50 untuk Promosi Potensi Daerah dan Dorong Investasi
Muhibah Budaya Yogyakarta 2026 Perkuat Ikatan Sejarah dan Budaya DIY-Sragen
Salatiga Promosikan Potensi Daerah dan Jajaki Investasi di Indonesia City Expo 2026
komentar
beritaTerbaru