Senin, 06 Juli 2026

Kementan Awasi Langsung Penyembelihan Hewan Kurban, Pastikan Proses Sesuai Syariat dan Standar Kesehatan

Senin, 09 Juni 2025 10:15 WIB
Kementan Awasi Langsung Penyembelihan Hewan Kurban, Pastikan Proses Sesuai Syariat dan Standar Kesehatan
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, didampingi jajaran panitia kurban DKM Nurul Iman Kementan, memberikan keterangan kepada media usai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurul Iman, Kantor Pusat Kementerian Perta
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban secara langsung di lingkungan internal kementerian yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Sabtu. Dalam kegiatan ini, disembelih sebanyak sembilan ekor sapi dan sembilan ekor kambing, termasuk satu ekor sapi kurban dari Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda menyampaikan bahwa seluruh proses penyembelihan telah memenuhi ketentuan teknis dan kaidah kesehatan serta kesejahteraan hewan.

"Seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan ante mortem (sebelum disembelih) dan post mortem (setelah disembelih) oleh petugas kami," jelas Agung.

Ia juga memastikan bahwa fasilitas penyembelihan yang digunakan di Masjid Nurul Iman telah memenuhi standar yang ditetapkan. “Tempat pemotongan di sini sudah cukup baik dari sisi fasilitas dan prosedur. Ini penting untuk memastikan daging kurban yang dibagikan aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH),” ujarnya.

Daging hasil penyembelihan didistribusikan kepada para penerima pada hari yang sama, terutama kepada petugas kebersihan, tenaga keamanan, dan pekerja taman yang bekerja di lingkungan Kementerian Pertanian. Setiap penerima mendapatkan sekitar 1,5 kilogram daging kurban.

Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Nuryani Zainuddin turut menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh dalam pelaksanaan kurban, tidak hanya dari aspek kesehatan hewan, tetapi juga dari sisi kebersihan lingkungan dan penanganan daging.

“Kami mengingatkan seluruh panitia kurban untuk memperhatikan kebersihan alat, penggunaan air bersih, dan proses distribusi daging agar tidak terkontaminasi. Hal ini penting untuk mencegah risiko penyakit zoonosis dan menjamin keamanan pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nuryani menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya penyembelihan yang higienis dan sesuai syariat akan terus digencarkan oleh Kementerian Pertanian.

Kementan menegaskan bahwa pelaksanaan kurban bukan hanya ibadah dan bentuk solidaritas sosial, melainkan juga merupakan sarana edukasi publik mengenai pentingnya tata cara penyembelihan hewan yang memenuhi aspek syariat dan standar kesehatan.

“Kami ingin memberikan contoh baik dalam pelaksanaan kurban yang benar dan bertanggung jawab,” tutup Agung.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertanian dalam menjaga kesehatan hewan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya prosedur pemotongan hewan yang tepat, sesuai dengan ketentuan agama dan kesehatan masyarakat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994
Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026
Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
komentar
beritaTerbaru