Selasa, 07 April 2026

RSCM dan Swedia Perkuat Kerja Sama Bilateral di Bidang Kesehatan

Rabu, 28 Mei 2025 07:21 WIB
RSCM dan Swedia Perkuat Kerja Sama Bilateral di Bidang Kesehatan
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dr Dante Saksono Harbuwono mendampingi Menteri Kesehatan Swedia Acko Ankarberg Johansson saat meninjau fasilitas medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Senin (26/5/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menggelar pertemuan penting yang memperkuat kerja sama bilateral di bidang kesehatan antara Indonesia dan Swedia, Senin.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof Dr Dante Saksono Harbuwono, Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson, serta delegasi dari pemerintah dan institusi kesehatan Swedia.

Dalam sambutannya, Prof Dante menyampaikan bahwa kunjungan ini mencerminkan hubungan diplomatik yang erat antara Indonesia dan Swedia yang telah terjalin sejak tahun 1950.

Ia mengapresiasi sistem kesehatan Swedia yang inklusif, berpusat pada manusia, dan berkelanjutan, serta menyatakan keinginan Indonesia untuk belajar dan menjalin kolaborasi yang lebih erat.

“Kolaborasi ini akan mencakup berbagai bidang strategis, seperti pendidikan kedokteran, layanan kanker, perawatan gawat darurat dan kritis, serta kesehatan ibu dan anak,” ujar Prof Dante.

Ia menambahkan bahwa RSCM, sebagai rumah sakit pendidikan yang terafiliasi dengan Universitas Indonesia, memiliki peran penting dalam pengembangan kebijakan dan layanan kesehatan spesialis di Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI juga membuka peluang kerja sama di bidang digitalisasi layanan kesehatan dan pengembangan solusi kesehatan yang berkelanjutan.

“Kami berharap kemitraan ini memberikan dampak nyata, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi komunitas global,” lanjutnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Swedia, Acko Ankarberg Johansson mengungkapkan apresiasi kepada tenaga kesehatan RSCM atas dedikasi mereka dalam memberikan layanan terbaik bagi pasien.

Ia menegaskan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Swedia mencakup riset medis, pengembangan layanan klinis, serta peningkatan kapasitas SDM kesehatan.

“Sistem kesehatan yang kuat sangat penting karena penyakit bisa datang kapan saja. Oleh karena itu, diagnosis dini dan pengobatan presisi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan kesehatan,” ujar Johansson.

Pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak awal kerja sama strategis antara Indonesia dan Swedia dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan membangun sistem kesehatan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru