Madinah (buseronline.com) - Kehangatan Kota Madinah tak hanya terpancar dari nilai-nilai sejarah dan spiritualitas yang melekat kuat, tetapi juga dari pelayanan kesehatan prima yang diberikan oleh Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.
Seiring dengan mobilisasi jemaah haji dari Madinah menuju Makkah, sejumlah jemaah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pelayanan kesehatan yang mereka terima selama menjalani perawatan di KKHI.
Salah satu testimoni datang dari pasangan jemaah asal Banyumas, Jawa Tengah, Salamun dan Harti Susina. Keduanya sempat menjalani perawatan intensif di KKHI Madinah pada pekan pertama bulan Mei dan kini telah pulih serta kembali bergabung bersama rombongan mereka.
“Perasaan saya jauh lebih baik setelah dirawat di sini. Perut yang sebelumnya sering sakit sudah tidak lagi terasa nyeri. Batuk saya pun sudah berkurang, padahal sebelumnya cukup parah karena makan gorengan seperti tempe goreng,” ujar Salamun.
Senada dengan suaminya, Harti Susina turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para petugas kesehatan KKHI. Ia mengapresiasi pelayanan yang diberikan, mulai dari ketersediaan makanan, fasilitas mandi, pakaian bersih, hingga perhatian tulus dari tim medis selama masa perawatan.
“Saya sangat berterima kasih atas pelayanan yang begitu baik. Semuanya disiapkan dengan penuh perhatian. Saya doakan agar seluruh petugas haji Indonesia diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas, sehingga dapat bersama-sama menjalankan ibadah haji dan bertemu kembali di Makkah,” ungkapnya haru.
Menanggapi testimoni tersebut, Kepala Bidang Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dr Mohammad Imran MKM, menyatakan apresiasinya terhadap respons positif yang diberikan oleh jemaah. Ia menyebut bahwa hal itu menjadi bukti nyata komitmen tim KKHI dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
“Kami sangat senang dan bersyukur mendengar langsung testimoni dari para jemaah. Ini adalah bukti nyata dari kerja keras tim medis kami. Respon seperti ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan,” ujar dr Imran.
Ia menambahkan bahwa KKHI Madinah dilengkapi dengan fasilitas medis yang lengkap, seperti Unit Gawat Darurat (UGD), ruang observasi, ruang rawat inap umum dan kejiwaan, ambulans, serta layanan penunjang medis lainnya.
Selain layanan kuratif, KKHI juga menjalankan upaya promotif dan preventif berupa edukasi kesehatan guna menjaga daya tahan tubuh jemaah selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
“Kami memiliki tim profesional yang siap siaga dan berdedikasi tinggi, baik di Madinah maupun Makkah. Misi kami adalah memastikan setiap jemaah mendapatkan layanan kesehatan yang maksimal agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan khusyuk,” pungkasnya.
Pelayanan yang diberikan oleh KKHI Madinah menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung kelancaran dan keselamatan pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah Indonesia, sekaligus mencerminkan semangat pelayanan yang humanis dan profesional. (R)
beritaTerkait
komentar