Selasa, 07 April 2026

Menkes Apresiasi Inovasi Kesehatan DKI Jakarta, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemeriksaan Rutin

Jumat, 16 Mei 2025 07:05 WIB
Menkes Apresiasi Inovasi Kesehatan DKI Jakarta, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemeriksaan Rutin
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin berdialog dengan warga saat meninjau pelaksanaan layanan kesehatan di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025), dalam rangka peluncuran program promotif dan preventif kesehatan Pemprov DKI Jakarta.
Jakarta (buseronline.com) - Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat layanan kesehatan berbasis promotif dan preventif bagi masyarakat.

Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan hadiah terbaik bagi rakyat Indonesia berupa hidup sehat dan berkualitas.

“Saya ingin mengucapkan selamat karena teman-teman di DKI Jakarta benar-benar ingin mengusahakan agar masyarakatnya tetap sehat. Jangan sampai sakit,” ujar Menkes Budi saat menghadiri peluncuran program kesehatan di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Rabu.

Menkes menjelaskan bahwa hanya ada dua strategi utama yang diperlukan untuk menjaga kesehatan masyarakat di era kemajuan teknologi saat ini, yakni edukasi gaya hidup sehat (promotif) dan pemeriksaan kesehatan rutin yang mudah diakses dan tanpa biaya (preventif).

“Kalau dua hal ini dijalankan secara konsisten, maka masyarakat akan memiliki usia harapan hidup yang panjang, tapi juga sehat dan produktif,” tambahnya.

Salah satu inovasi yang diresmikan dalam kesempatan tersebut adalah pembentukan Pasukan Putih, yaitu tim layanan kesehatan yang fokus pada edukasi dan pencegahan penyakit.

Tim ini akan mendatangi langsung warga, khususnya lansia dan penderita penyakit kronis seperti stroke dan diabetes, untuk memberikan pendampingan kesehatan secara aktif.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebut bahwa pendekatan ini menjadi solusi atas tantangan kesehatan di wilayah padat penduduk seperti Rusun Tanah Tinggi.

Selain Pasukan Putih, Pemprov DKI juga meluncurkan layanan konseling kesehatan jiwa yang dapat diakses secara daring maupun melalui telepon.

“Pasukan Putih akan fokus melayani lansia dan warga dengan penyakit kronis. Mereka akan proaktif mendatangi warga,” ujar Gubernur Pramono.

Sebagai upaya memperkuat respons darurat medis, Pemprov DKI juga menyiagakan 78 unit ambulans dan 17 unit motor ambulans yang dirancang khusus untuk menjangkau gang-gang sempit di pemukiman padat.

Program ini juga mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti tidur cukup, konsumsi makanan bergizi, olahraga rutin minimal 30 menit per hari, serta pengelolaan stres.

Menkes Budi juga mengingatkan pentingnya menjaga empat indikator utama kesehatan: tekanan darah (maksimal 120/80), gula darah (maksimal 200 mg/dL), kadar kolesterol yang terkontrol, dan lingkar perut (maksimal 90 cm untuk pria dan 80 cm untuk wanita).

Langkah-langkah inovatif DKI Jakarta ini diharapkan dapat menjadi model layanan kesehatan masyarakat yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru