Selasa, 07 April 2026

Menkes Resmikan Groundbreaking RSUD KH Muhammad Thohir, Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan

Sabtu, 10 Mei 2025 10:16 WIB
Menkes Resmikan Groundbreaking RSUD KH Muhammad Thohir, Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Ketua MPR Ahmad Muzani, Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto, dan Gubernur Lampung meresmikan groundbreaking pembangunan RSUD KH Muhammad Thohir di Pesisir Barat, Lampung. (Dok/Kemenkes)
Pesisir Barat (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia secara resmi memulai pembangunan peningkatan status RSUD KH Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, dari rumah sakit tipe D menjadi tipe C.

Acara groundbreaking ini dilakukan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, Kepala Staf Kepresidenan AM Putranto, dan Gubernur Lampung.

Dalam sambutannya, Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan bahwa pembangunan RS tipe C ini merupakan upaya pemerintah untuk menyetarakan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil dengan kabupaten lainnya di Indonesia. Hal ini, menurutnya, penting untuk mengurangi disparitas dalam layanan kesehatan yang selama ini dirasakan oleh masyarakat Pesisir Barat.

“Banyak kisah pilu dari masyarakat Pesisir Barat yang tidak tertolong karena rumah sakit terlalu jauh. Dengan adanya rumah sakit baru ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, layak, dan sehat,” kata Muzani.

Pesisir Barat, yang dikenal sebagai daerah dengan akses kesehatan terbatas, sangat membutuhkan rumah sakit yang dapat melayani kebutuhan medis masyarakat secara maksimal. Sebelumnya, banyak warga yang harus menempuh jarak jauh ke rumah sakit lain, sering kali mengalami keterlambatan dalam mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam pidatonya menjelaskan bahwa peningkatan status RSUD KH Muhammad Thohir Krui merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat layanan kesehatan di 66 wilayah terpencil di Indonesia. Menkes juga menekankan bahwa layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, dan terjangkau adalah hak dasar bagi seluruh warga negara Indonesia.

“Presiden menugaskan saya untuk memastikan bahwa layanan kesehatan itu mudah diakses, berkualitas, sama kualitasnya, dan terjangkau bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil,” ujar Menkes Budi.

Menkes juga menjelaskan bahwa rumah sakit tipe C yang baru ini nantinya diharapkan dapat menangani lima penyakit prioritas tanpa harus merujuk pasien ke rumah sakit lain. Kelima penyakit tersebut antara lain stroke, penyakit jantung, kanker, penyakit ginjal, serta masalah terkait kematian ibu dan anak.

“Semua rumah sakit tipe C di 514 kabupaten/kota nantinya harus bisa menangani lima penyakit ini secara mandiri. Untuk itu, rumah sakit harus dilengkapi dengan fasilitas seperti CT Scan, Cathlab, mamografi, fasilitas kemoterapi, alat hemodialisa, hingga ventilator untuk bayi baru lahir,” tambah Menkes.

Selain infrastruktur dan alat kesehatan, Menkes juga menyoroti pentingnya ketersediaan tenaga medis yang memadai. Rumah sakit tipe C, menurutnya, harus memiliki minimal tujuh dokter spesialis untuk dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

“Jangan sampai rumah sakit dibangun megah, tetapi tidak ada dokter yang menangani pasien. Ketersediaan tenaga medis yang memadai adalah kunci untuk memastikan rumah sakit bisa berfungsi dengan baik,” tegas Menkes.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani, menyebutkan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Berdasarkan data yang ada, sekitar 31% warga Pesisir Barat mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir, dan 43% di antaranya harus dirujuk ke rumah sakit lain karena keterbatasan fasilitas layanan kesehatan di daerah tersebut.

“Rumah sakit yang ada saat ini belum mampu memberikan layanan maksimal. Ini adalah jawaban atas aspirasi masyarakat Pesisir Barat yang selama ini kesulitan mendapatkan akses kesehatan yang memadai,” ujar Gubernur Rahmat.

Peningkatan status RSUD KH Muhammad Thohir Krui diperkirakan akan selesai pada akhir tahun ini. Proyek ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kesehatan di wilayah Pesisir Barat, Lampung, serta menjadi tonggak penting dalam pemerataan kualitas layanan kesehatan di daerah terpencil.

Pemerintah berharap, dengan adanya rumah sakit tipe C yang baru, masyarakat Pesisir Barat dapat merasakan manfaat nyata berupa peningkatan kualitas hidup dan kesehatan yang lebih baik. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru