Selasa, 07 April 2026

Meningkatkan Tumbuh Kembang Pelajar di Kota Bogor melalui Program MBG

Selasa, 22 April 2025 10:58 WIB
Meningkatkan Tumbuh Kembang Pelajar di Kota Bogor melalui Program MBG
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim meninjau langsung proses produksi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), didampingi para petugas dapur. (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mulai memberikan dampak positif bagi pelajar di Kota Bogor. Salah satu sekolah yang merasakan manfaat nyata dari program tersebut adalah SMP Binagreha.

Kepala SMP Binagreha, Lala Nurrella, menyampaikan bahwa program MBG telah berjalan di sekolahnya sejak Januari 2025.

Selama lebih dari tiga bulan pelaksanaan, terjadi peningkatan signifikan pada tumbuh kembang siswa, baik dari segi berat badan, tinggi badan, maupun capaian akademik.

“Sejak awal kami melakukan pendataan tinggi dan berat badan siswa, serta perkembangan akademis mereka. Alhamdulillah, berat badan siswa yang sebelumnya kurang mengalami peningkatan, dan yang sudah ideal tetap stabil. Selain itu, kemampuan akademik siswa juga ikut meningkat,” ujar Lala.

Ia menambahkan, sekitar 50 persen siswa di SMP Binagreha berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga program MBG menjadi solusi nyata dalam pemenuhan kebutuhan gizi harian anak-anak.

“Tidak semua anak bisa sarapan atau makan siang dengan makanan bergizi di rumah. Dengan adanya program ini, kondisi mereka jauh lebih baik. Orang tua juga menyampaikan banyak laporan positif terkait perubahan anak-anak mereka,” katanya.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, turut meninjau langsung pelaksanaan program MBG di SMP Binagreha. Ia melihat secara langsung proses produksi makanan hingga distribusinya ke siswa di ruang belajar.

“Anak-anak sangat antusias, makan dengan lahap, dan menunya berganti setiap hari. Saya tanya langsung ke mereka, dan Alhamdulillah, berat dan tinggi badan mereka bertambah. Ini bukti program ini benar-benar bermanfaat,” kata Dedie.

Saat ini, Pemerintah Kota Bogor tengah menargetkan penambahan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur utama penyedia makanan bergizi dalam program MBG. Dari total 120.000 siswa di Kota Bogor, dibutuhkan setidaknya 82 titik dapur untuk melayani seluruh pelajar, dengan kapasitas satu dapur mampu melayani hingga 3.000 siswa.

“Saat ini sudah ada empat dapur, dan dua lagi ditargetkan mulai beroperasi Agustus mendatang. Untuk pengembangan ke depan, dibutuhkan kerja sama antara pemilik lahan, pihak yang membangun dapur, penyedia SDM, serta pemasok bahan pangan. Ini program besar yang memerlukan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Program MBG diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, terutama melalui perbaikan gizi dan kesehatan siswa. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru