Selasa, 07 April 2026

Indonesia dan UEA Teken MoU Investasi Produksi Susu, Dorong Swasembada dan Kesejahteraan Peternak

Minggu, 13 April 2025 07:40 WIB
Indonesia dan UEA Teken MoU Investasi Produksi Susu, Dorong Swasembada dan Kesejahteraan Peternak
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman.
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan) RI menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan perusahaan Al-Ain Farms for Livestock Production dari Persatuan Emirat Arab (PEA) terkait rencana investasi dalam sektor produksi susu di Indonesia.

Penandatanganan MoU ini dilakukan pada 9 April 2025 di Abu Dhabi sebagai bagian dari rangkaian kerja sama bilateral antara Pemerintah Indonesia dan PEA, menyusul kunjungan Presiden RI ke negara tersebut.

Kesepakatan ini dituangkan dalam MoU antara Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, dengan Al-Ain Farms.

Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa Kementan akan mengawal penuh realisasi investasi ini. Menurutnya, kenyamanan dan kemudahan bagi investor menjadi kunci utama dalam menarik investasi.

“Jika ingin menarik investor, maka yang utama adalah kenyamanan. Pemerintah hadir untuk mengawal agar proses investasi tidak berbelit,” tegas Mentan Amran saat menerima kunjungan investor di Jakarta, seperti dilansir dari laman Humas PKH.

Ia menyampaikan bahwa Kementan akan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait guna mempercepat proses implementasi investasi tersebut.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda menjelaskan bahwa kerja sama ini difokuskan pada pengembangan sektor susu nasional, termasuk peningkatan produksi dan kualitas susu serta penguatan ekosistem industri peternakan yang berkelanjutan.

“Kami menyambut baik minat investasi dari Al-Ain Farms yang akan menjadi bagian dari upaya mempercepat swasembada susu. Kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan peternak lokal melalui kemitraan,” ujar Agung.

Agung menambahkan bahwa selain peningkatan produksi, kerja sama ini juga akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Dalam nota kesepahaman tersebut, Kementan menyatakan dukungan terhadap rencana investasi Al-Ain Farms melalui pengembangan sapi perah di lokasi-lokasi yang telah ditetapkan dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Sebagai bentuk komitmen, pemerintah juga menawarkan sejumlah insentif, seperti kemudahan akses lahan, pembebasan bea masuk untuk impor ternak dan peralatan, skema pembiayaan berbunga rendah, serta program asuransi peternakan.

“Kami percaya bahwa kerja sama ini akan menjadi contoh model investasi strategis yang dapat direplikasi di wilayah lain dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkas Agung. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru