Selasa, 07 April 2026

Bappeda Garut Pastikan Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan Jelang Idulfitri 2025

Rabu, 02 April 2025 10:38 WIB
Bappeda Garut Pastikan Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan Jelang Idulfitri 2025
Tim monitoring Bappeda Kabupaten Garut bersama tenaga medis Puskesmas Cisurupan berfoto bersama usai melakukan evaluasi kesiapan layanan kesehatan jelang Idulfitri 2025.
Garut (buseronline.com) - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idulfitri 2025.

Kegiatan ini bertujuan memastikan puskesmas dan tenaga kesehatan siap memberikan layanan optimal bagi masyarakat.

Beberapa puskesmas yang dikunjungi dalam monev ini antara lain Puskesmas Cilimus, Cisurupan, Cikajang, Cisandaan, dan Sindangratu.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Garut Agus Dinar menyampaikan bahwa seluruh puskesmas yang dikunjungi berada dalam kondisi siaga dengan tenaga kesehatan yang berjaga selama 24 jam.

"Sarana dan prasarana pelayanan kesehatan telah dipersiapkan secara optimal, termasuk jadwal piket petugas yang telah disusun di masing-masing puskesmas," ujar Agus Dinar, seperti dikutip dari laman Kominfo Garut.

Dalam kunjungan ke Puskesmas Cikajang, tim monitoring menemukan seorang pasien yang melahirkan bayi dengan berat badan rendah.

Bayi prematur dengan berat 1,8 kg tersebut awalnya dilahirkan di praktik bidan mandiri sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut di puskesmas.

Sementara itu, di Puskesmas Cisandaan, petugas medis menangani seorang ibu yang mengalami luka robek di dahi akibat kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami kecelakaan saat perjalanan mudik menuju Bungbulang. Diduga sopir mengantuk, menyebabkan kendaraan terperosok ke parit.

Bappeda Kabupaten Garut juga mengoordinasikan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan dan puskesmas, guna memastikan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan bagi pemudik.

Evaluasi dilakukan terhadap kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kemungkinan lonjakan jumlah pasien selama arus mudik dan balik Lebaran.

Kepala Puskesmas Cisandaan, Fuad Saepul Hasim menuturkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) dengan sistem pembagian tugas dalam dua shift selama 24 jam.

Mengingat wilayah tersebut rawan kecelakaan, koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) juga dilakukan secara rutin.

“Tanjakan Panganten di Gunung Halimun merupakan salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah kami. Kami berharap hingga H+7 Lebaran, tidak ada kejadian kecelakaan serius, dan semua pemudik dapat tiba dengan selamat serta berkumpul bersama keluarga,” ujar Fuad Saepul Hasim.

Dengan kesiapsiagaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang telah dipersiapkan, diharapkan pelayanan kesehatan bagi pemudik dan masyarakat sekitar dapat berjalan dengan baik selama periode Idulfitri 2025. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru