Senin, 06 Juli 2026

DPPKBPPPA Kabupaten Garut Gelar Workshop STOP KABUR untuk Cegah Pernikahan Dini

Minggu, 16 Maret 2025 06:28 WIB
DPPKBPPPA Kabupaten Garut Gelar Workshop STOP KABUR untuk Cegah Pernikahan Dini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan sambutan dalam Workshop STOP KABUR di Aula Universitas Garut.
Garut (buseronline.com) - Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut menggelar Workshop Strategi Optimalisasi Pencegahan Kawin di Bawah Umur (STOP KABUR).

Acara ini berlangsung di Aula Universitas Garut (Uniga), Jalan Raya Samarang, Garut, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan yang peduli terhadap perlindungan anak.

Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan sinergi antar berbagai pihak dalam upaya melindungi anak-anak dari risiko pernikahan dini dan kekerasan seksual.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menekankan pentingnya kerja sama semua elemen masyarakat dalam mencegah berbagai permasalahan yang dihadapi anak-anak di bawah umur.

"Anak-anak adalah generasi penerus bangsa, dan kita memiliki tanggung jawab untuk melindungi mereka dari berbagai ancaman. Melalui workshop ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi yang lebih efektif dan terintegrasi dalam mencegah permasalahan anak di bawah umur," ujar Bupati dalam sambutannya, seperti dilansir dari laman Diskominfo Garut.

Senada dengan Bupati, Rektor Universitas Garut Irfan Nabhani menyoroti bahwa pernikahan dini dan kekerasan seksual adalah ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Ia berharap workshop ini dapat menghasilkan solusi konkret untuk mencegah permasalahan tersebut.

"Pernikahan dini dan kekerasan seksual dapat merusak masa depan anak-anak dan remaja. Kita harus mencari solusi terbaik agar mereka mendapatkan perlindungan yang optimal," tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Garut Yayan Waryana berharap seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran akan bahaya pernikahan dini dan kekerasan seksual, terutama bagi remaja dan anak-anak di bawah umur.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya perlindungan anak dan memastikan setiap anak mendapatkan hak-haknya.

Workshop STOP KABUR ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merancang strategi pencegahan yang lebih efektif dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dan remaja di Kabupaten Garut. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994
Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026
Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
komentar
beritaTerbaru