Senin, 06 Juli 2026

PMI Presentasikan Best Practice dalam Konferensi GAMA-ICTM 2025 dan Raih Penghargaan

Rabu, 19 Februari 2025 06:18 WIB
PMI Presentasikan Best Practice dalam Konferensi GAMA-ICTM 2025 dan Raih Penghargaan
Eka Cahya Wulansari, Kepala Divisi Kesehatan dan Sosial PMI, memimpin presentasi tentang penguatan deteksi dan aksi dini penanggulangan penyakit di Konferensi GAMA-ICTM 2025, Yogyakarta. (Dok/PMI)
Yogyakarta (buseronline.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) sukses mempresentasikan dua best practices dalam Konferensi GAMA-ICTM 2025 yang berlangsung pada 14-15 Februari 2025 di Yogyakarta.

Konferensi yang bertema "Strengthening Health System Resilience for Tropical Disease Control in a Rapidly Changing World" ini menjadi ajang penting untuk kolaborasi lintas disiplin di bidang kesehatan, melibatkan berbagai sektor, mulai dari peneliti, klinisi, pemangku kebijakan, pemerintah, akademisi, hingga organisasi nasional dan internasional.

Eka Cahya Wulansari, Kepala Divisi Kesehatan dan Sosial Markas Pusat PMI, menyatakan bahwa konferensi ini menjadi wadah penting untuk memperluas jejaring dan memperkenalkan berbagai kegiatan PMI dalam pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Dalam konferensi tersebut, PMI mengangkat dua topik terkait penguatan deteksi dini dan aksi dini dalam penanggulangan penyakit di masyarakat.

Presentasi pertama membahas upaya penguatan deteksi dini dan aksi dini relawan masyarakat dalam menangani kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Samangki, Maros, Sulawesi Selatan.

Sementara itu, presentasi kedua menyoroti pembelajaran mengenai surveilans berbasis masyarakat (SBM) serta pelibatan masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian kasus demam berdarah di Kelurahan Saruni, Pandeglang, Banten.

Kedua presentasi ini menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit, melalui pendekatan community-based surveillance (surveilans berbasis masyarakat). Kontribusi ini tidak hanya membantu meningkatkan ketahanan sistem kesehatan, tetapi juga memperkuat upaya bersama dalam menghadapi tantangan penyakit tropis di tengah perubahan dunia yang begitu cepat.

Atas presentasi yang luar biasa ini, PMI meraih penghargaan Outstanding Best Practice Presenter Award pada acara tersebut. Penghargaan ini menjadi bukti nyata pentingnya peran serta masyarakat dalam memperkuat sistem kesehatan global, terutama dalam upaya pengendalian penyakit yang semakin mendesak di era perubahan yang pesat. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Densus 88 Gelar Kampanye Cegah Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme di CFD Makassar
Pemprov Jateng Petakan Peran Rumah Sakit Daerah, Tak Lagi Fokus Kejar Klasifikasi
Profil Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, Peraih Adhi Makayasa Akpol 1994
Pertamina Tuntaskan Penataan 31 Entitas Anak Usaha pada Semester I 2026
Pertamina Salurkan 200 Paket Bantuan Pendidikan untuk Siswa Prasejahtera di Banyuwangi
Kemendikdasmen Luncurkan SPMB PJJ 2026, Upaya Kembalikan Jutaan Anak Tidak Sekolah
komentar
beritaTerbaru