Selasa, 07 April 2026

Kemenperin Fasilitasi Perluasan Pasar Alat Kesehatan Indonesia ke Afrika

Minggu, 27 Oktober 2024 10:36 WIB
Kemenperin Fasilitasi Perluasan Pasar Alat Kesehatan Indonesia ke Afrika
Stan Indonesia dalam pameran Africa Health 2024 di Cape Town, Afrika Selatan, 22-24 Oktober 2024. (Dok/Kemenperin)
Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) gencar mendorong ekspansi industri alat kesehatan Indonesia ke pasar global, khususnya ke negara-negara nontradisional seperti Afrika.

Salah satu langkah strategis dilakukan melalui keikutsertaan industri alat kesehatan Indonesia pada ajang Africa Health 2024 di Cape Town, Afrika Selatan, 22-24 Oktober 2024.

Direktur Industri Permesinan dan Alat Mesin Pertanian, Yan Sibarang Tandiele, mengungkapkan bahwa sektor alat kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035 dan RPJPN 2025-2045.

Menurutnya, dukungan seluruh pemangku kepentingan diperlukan untuk mendorong pengembangan dan daya saing industri ini.

"Partisipasi Indonesia dalam Africa Health 2024 membuka peluang besar untuk memperkuat penetrasi pasar ekspor alat kesehatan ke kawasan Afrika, terutama Afrika Selatan yang merupakan hub ekonomi di benua ini," ujarnya, Jumat (25/10/2024).

Pada Africa Health 2024, Paviliun Indonesia menampilkan delapan perusahaan alat kesehatan terkemuka, termasuk PT Swayasa Prakarsa dan PT Prodia Diagnostic Line.

Paviliun Indonesia ini merupakan hasil kerja sama Kemenperin dengan Kementerian Kesehatan, Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Cape Town, ITPC Johannesburg, serta Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (Aspaki).

Konsul Jenderal RI di Cape Town, Tudiono, mengapresiasi kehadiran delegasi Indonesia yang turut membawa nama Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat diplomasi ekonomi melalui sektor alat kesehatan.

Hal senada disampaikan Kepala ITPC Johannesburg, Tonny Hendriawan, yang menyatakan bahwa keikutsertaan Indonesia bertujuan untuk membuka peluang pasar baru di Afrika sekaligus memperlihatkan kapasitas Indonesia sebagai salah satu produsen alat kesehatan dunia.

Direktur Pengawasan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Eka Purnamasari, menambahkan bahwa kehadiran industri alat kesehatan Indonesia pada ajang ini mencerminkan kesiapan Indonesia untuk masuk dalam rantai pasok global, khususnya untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan di Afrika.

Selain mengikuti pameran, para delegasi Indonesia juga berpartisipasi dalam pertemuan bisnis yang diselenggarakan KJRI Cape Town dengan dua perusahaan kesehatan lokal, Paed-IQ Pty Ltd dan CareWorks Pty Ltd.

Mereka juga melakukan kunjungan ke rumah sakit Mediclinic Cape Gate sebagai bagian dari langkah memperkuat kerja sama di sektor kesehatan di Afrika.

Dengan partisipasi aktif ini, Kemenperin berharap ekspor produk alat kesehatan dari Indonesia akan semakin meningkat, serta dapat mendukung pertumbuhan dan daya saing sektor alat kesehatan nasional di pasar global. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru