Selasa, 07 April 2026

Dokter Peringatkan Risiko Kematian Dini bagi Mereka yang Suka Mager

Selasa, 08 Oktober 2024 13:01 WIB
Dokter Peringatkan Risiko Kematian Dini bagi Mereka yang Suka  Mager
dr Putra Rizki SpKO.
Jakarta (buseronline.com) - Gaya hidup sedentari atau perilaku malas gerak (mager) bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Hal ini disampaikan dr Putra Rizki SpKO, spesialis kedokteran olahraga, yang menekankan pentingnya aktivitas fisik rutin dalam menjaga kesehatan.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, sekitar 33,5% masyarakat Indonesia masih kurang melakukan aktivitas fisik, angka yang cukup tinggi dibandingkan negara-negara lain.

Sebagai perbandingan, survei di Amerika Serikat pada periode 2017-2020 menunjukkan prevalensi gaya hidup sedentari mencapai 25,3%, sementara di Eropa, 1 dari 3 orang menjalani gaya hidup ini.

"Sedentari lifestyle, seperti duduk atau rebahan terlalu lama, bisa dikaitkan dengan berbagai penyakit serius, seperti jantung, gangguan metabolisme, hingga kanker," ujar dr Putra dalam sebuah webinar, Senin.

Menurutnya, jika kebiasaan ini tidak ditangani dengan baik, risiko komplikasi hingga kematian bisa meningkat.

"Penelitian menunjukkan bahwa orang yang meninggal karena kanker, diabetes, atau jantung, sering kali memiliki riwayat gaya hidup kurang aktif dan banyak duduk," jelasnya.

Kurangnya aktivitas fisik dapat memengaruhi sirkulasi darah, tekanan darah, dan kesehatan jantung. Selain itu, kebiasaan ini juga berisiko menyebabkan pengeroposan tulang, kehilangan massa otot, dan nyeri sendi.

"Orang yang banyak duduk mengalami penurunan kepadatan tulang, terutama di daerah pinggul dan pangkal paha, yang meningkatkan risiko osteoporosis," tambahnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk aktif bergerak dan berolahraga guna menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (R3)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru