Minggu, 31 Mei 2026

Jelang Idul Adha, Pemko Bandung Gelar Pemeriksaan Hewan Kurban

Sabtu, 08 Juni 2024 07:18 WIB
Jelang Idul Adha, Pemko Bandung Gelar Pemeriksaan Hewan Kurban
Memeriksa hewan kurban.
Bandung (buseronline.com) - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung menerjunkan tim untuk memeriksa hewan kurban, menjelang hari raya Idul Adha. Hal itu untuk memastikan hewan yang dijual sehat dan layak kurban.

"Seperti tahun sebelumnya, DKPP menerjunkan tim pemeriksaan hewan kurban. Namanya Satgas Antemortem," kata Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, seperti dilansir dari Kominfo Kota Bandung.

Menurutnya, tim tersebut terdiri dari petugas DKPP, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Barat, perwakilan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran dan mahasiswa Telkom University.

"Mahasiswa Telkom University ini membantu menginput aplikasi yang terintegrasi dengan aplikasi e-selamat DKPP Kota Bandung," bebernya.

Gin Gin mengungkapkan, tim tersebut setiap hari melakukan pemeriksaan di 30 kecamatan.

"Tim ini berjumlah 174 orang, tersebar di 30 kecamatan. Tugasnya mendatangi dan memeriksa hewan yang dijual. Data pemeriksaannya dimasukan pada aplikasi e-selamat," tuturnya.

Menurutnya, aplikasi e-selamat (Sehat, Layak, Makin Tenang), ini mempunyai fitur input database hewan yang layak kurban. Hal itu memudahkan masyarakat atau pembeli yang akan membeli hewan kurban. Masyarakat bisa mengunduh atau men-download aplikasi untuk android "scanner e-selamat"

"Ini belum ada di kota lain. Lewat aplikasi ini bisa terdata hewan yang akan dibeli. Bisa dilihat identitasnya mulai foto, umur dan data lainnya sehingga meyakinkan pembeli," ungkapnya.

Ia menerangkan, pengecekan hewan secara fisik terdiri dari postur tubuh, permukaan kulit, lendir yang tidak berlebihan dan umur yang cukup.

"Melihat secara fisik, postur keseluruhan, permukaan kulit, kecukupan umur. Karena hewan kurban, syarat umurnya harus terpenuhi. Lalu cek gigi, jika ditemukan sakit atau ada penyakit dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.

Sementara itu, Pemilik Depo Penjualan Sapi Muhammad Wahyu menyambut baik pemeriksaan tersebut. Pasalnya, hal ini menjadi penguat untuk memastikan kepada pembeli bahwa hewan yang dijual sehat dan layak.

"Kita terbantu oleh DKPP ini untuk lebih meyakinkan. Terutama memberikan informasi kepada pembeli," bebernya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
UPTD PPA Kota Pekalongan Buka Hotline 24 Jam untuk Korban Kekerasan Perempuan dan Anak
Polrestabes Medan Ungkap 123 Kasus Kejahatan Jalanan dalam 36 Hari, 145 Tersangka Diamankan
Nice Bungkam Saint-Etienne 4-1, Les Aiglons Tampil Superior di Allianz Riviera
Irak Menang Tipis 1-0 atas Andorra dalam Laga Uji Coba Internasional
KONI Sumut Matangkan Persiapan Menuju PON 2028 Melalui Empat Program Prioritas
Kemendikdasmen Perkuat Gerakan Literasi Nasional di NTT
komentar
beritaTerbaru