Kamis, 08 Oktober 2026

Menkes Apresiasi RSUD Haji Surabaya yang Sukses Integrasikan Layanan ke SatuSehat

Selasa, 16 Januari 2024 06:21 WIB
Menkes Apresiasi RSUD Haji Surabaya yang Sukses Integrasikan Layanan ke SatuSehat
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi RSUD Haji Surabaya yang mampu mengintegrasikan sistem teknologi informasi ke SatuSehat. (Dok/Kemenkes RI)
Surabaya (buseronline.com) - Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi RSUD Haji Surabaya yang mampu mengintegrasikan sistem teknologi informasi (IT) ke SatuSehat.

Menkes Budi mengatakan kedatangannya ke RSUD Haji ingin melihat sistem IT yang terintegrasi dengan SatuSehat. Integrasi itu membuat RSUD Haji setara dengan rumah sakit-rumah sakit besar vertikal milik Kemenkes.

“Jadi, saya ingin lihat itu sebenarnya. Saya kagum karena ini (integrasi ke SatuSehat) dibikin oleh tenaga-tenaga dari RS Haji sendiri,” kata Menkes Budi.

RS Haji sudah mengintegrasikan datanya di bagian rawat jalan. Dengan demikian, data kunjungan, data diagnosa, dan tanda-tanda vital pasien sudah terintegrasi ke SatuSehat.

Pada 2024 ini, RS Haji akan mengintegrasikan data kefarmasian mulai dari resep obat dan penjualan obatnya. Saat ini, progres integrasi data kefarmasian itu sedang proses pemetaan atau mapping.

Ke depan, RS Haji juga akan mengintegrasikan layanan radiologi dan layanan kesehatan lainnya.

Setelah melihat infrastruktur dan fasilitas di RS Haji, Menkes Budi berharap Kemenkes dapat membantu memodernisasi suatu hari nanti.

Namun, ia menilai harus ada peningkatan dari sisi pelayanan kesehatan untuk masyarakat umum dan khususnya jemaah haji.

“Tetap harus bisa meningkatkan layanan untuk masyarakat umum, dan Rumah Sakit Haji ini harus memastikan bahwa jemaah haji kita tuh sehat, karena kematian dari jemaah haji Indonesia itu paling tinggi daripada jemaah haji dari semua negara di dunia,” ucapnya.

Bahkan, lanjutnya, banyaknya jumlah kematian jemaah haji Indonesia disampaikan langsung oleh menteri kesehatan Arab Saudi kepadanya. Jika kondisi ini terus berlangsung, kuota jumlah jemaah haji dari Indonesia kemungkinan akan dikurangi.

“Kita harus memperbaiki itu, gimana caranya semua rumah sakit harus bisa memastikan bahwa sebelum mereka (jemaah haji) berangkat posisinya harus sehat,” tutur Menkes Budi. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Menteri Koperasi Kunjungi KDMP Pantai Pasifik Toba, Dorong Ekonomi Rakyat Berbasis Koperasi
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Korlantas Polri Bersama KemenPAN-RB dan BSSN Bahas Integrasi SIM dan STNK Digital
FLS3N 2026 Resmi Berakhir, Siswa Didorong Terus Berkarya dan Lestarikan Budaya
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
KPK Libatkan Sejumlah Lembaga Bahas Standar Penghitungan Kerugian Negara
komentar
beritaTerbaru