Ia menilai, keberadaan kader
Posyandu dapat mempermudah masyarakat dalam mengajukan sanggahan maupun mengusulkan penilaian ulang berdasarkan kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya.
"Ketika masyarakat didampingi oleh
Posyandu, bagaimana nanti ada sanggahan, mengusulkan penilaian yang harus masuk, ini akan memudahkan masyarakat," ujar Gus Yasin.
Program Pandu Tangguh juga sejalan dengan program Kecamatan Berdaya yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Program tersebut diarahkan untuk memberdayakan masyarakat dan memberikan pendampingan kepada kelompok rentan, seperti ibu, lansia, anak-anak, serta penyandang disabilitas.
Taj Yasin berharap, kader
Posyandu dapat berperan aktif dalam meningkatkan akurasi data kesejahteraan sosial melalui kolaborasi dengan operator pendataan di tingkat desa.
"Kami berharap Posyandu nanti juga bisa memberikan pendampingan langsung, berkolaborasi dengan operator pendataan yang ada di desa masing-masing," pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar