Senin, 02 November 2026

Kemenkes Tingkatkan 66 RSUD dari Kelas D ke Kelas C, 21 Rumah Sakit Rampung Dibangun

Senin, 02 November 2026 16:15 WIB
Kemenkes Tingkatkan 66 RSUD dari Kelas D ke Kelas C, 21 Rumah Sakit Rampung Dibangun
Forum Pakar: Menguji Kebijakan, Memperkuat Manfaat Bagi Rakyat di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Jakarta (buseronline.com) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI terus memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Dilansir dari laman Kemkes, salah satu langkah yang dilakukan adalah meningkatkan status 66 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dari Kelas D menjadi Kelas C. Dari total tersebut, sebanyak 21 RSUD telah menyelesaikan pembangunan hingga 100 persen.

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono mengatakan program peningkatan kelas rumah sakit tersebut merupakan bagian dari arah pembangunan kesehatan dalam Visi Misi Presiden 2025-2029.

Program ini difokuskan untuk menghadirkan fasilitas kesehatan yang berkualitas dan merata hingga tingkat kabupaten, terutama dalam mendekatkan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan penyakit katastropik, yakni kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU).

Hal tersebut disampaikan Dante dalam Forum Pakar: Menguji Kebijakan, Memperkuat Manfaat Bagi Rakyat di Jakarta, pada 29 Oktober 2026.

"Kita sudah mengevaluasi penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian dan berdampak pada pembiayaan, yang kita sebut sebagai penyakit katastropik. Ada empat: kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi," ujar Dante.

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas rumah sakit tidak hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Kemenkes juga memastikan ketersediaan alat kesehatan, pemenuhan tenaga medis, serta penataan layanan agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke kota besar untuk mendapatkan pengobatan.

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah layanan kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab), termasuk tindakan pemasangan ring jantung. Secara bertahap, fasilitas tersebut akan disediakan di RSUD tingkat kabupaten.

Kemenkes juga memberikan perhatian kepada daerah yang masih memiliki keterbatasan akses kesehatan, seperti Provinsi Aceh yang telah menerima dukungan alat kesehatan.

Dengan dukungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penanganan penyakit jantung di daerah sendiri tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Jakarta.

"Jadi kalau ada orang dengan sakit jantung, dia enggak perlu datang ke Jakarta, dia bisa diobati, dipasang ring di Aceh," tutur Dante.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penyediaan peralatan medis harus disertai ketersediaan dokter spesialis agar fasilitas kesehatan dapat beroperasi secara optimal.

Untuk itu, Kemenkes mendorong pemerintah daerah agar memberikan dukungan dengan mengirimkan tenaga medis mengikuti pendidikan dokter spesialis sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing.

"Maka kita minta terus melakukan afirmasi kepada pemerintah daerah, mengirim dokter-dokternya untuk melakukan pendidikan spesialis yang berkaitan dengan penyakit-penyakit dan fasilitas kesehatan yang kita sediakan tersebut," tambahnya.

Selain meningkatkan kapasitas 66 RSUD, pemerintah juga menyiapkan program revitalisasi puskesmas dan rumah sakit kabupaten. Revitalisasi tersebut meliputi perbaikan bangunan, peningkatan sarana dan prasarana, penambahan alat kesehatan, serta peningkatan mutu pelayanan.

Upaya peningkatan layanan pengobatan juga diimbangi dengan program promotif dan preventif melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini bertujuan mendeteksi sejak dini berbagai risiko penyakit, seperti hipertensi, diabetes, dan hiperkolesterol. Hingga 2026, program CKG telah menjangkau sekitar 112 juta orang.

Melalui peningkatan fasilitas rumah sakit, penguatan tenaga kesehatan, dan perluasan program pemeriksaan kesehatan, Kemenkes berupaya memastikan masyarakat di berbagai daerah mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat, merata, dan berkualitas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Perkuat Sandbox Kesehatan, 11 Inovator Hadirkan Solusi Digital
Kemenkes Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi 175 Wartawan Senior, Temukan Kasus Hipertensi
Kemenkes dan IDI Perkuat Kolaborasi Reformasi Pembiayaan JKN dan Perlindungan Dokter
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla di Palangkaraya
Kemenkes Perkuat Upaya Pencegahan Kebutaan, Targetkan Satu Juta Orang Jalani Deteksi Dini Gangguan Penglihatan
Kemenkes Catat 109 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kasus TB Mulai Menurun
komentar
beritaTerbaru