Minggu, 01 November 2026

Magelang Disiapkan Jadi Sentra Sapi Perah Baru, Dukung Target Swasembada Susu Nasional

Minggu, 01 November 2026 14:35 WIB
Magelang Disiapkan Jadi Sentra Sapi Perah Baru, Dukung Target Swasembada Susu Nasional
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Muhammad Saleh Mustafa di Sentra Sapi Perah Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jumat (30/10/2026).

Magelang (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendorong Kabupaten Magelang menjadi sentra sapi perah baru untuk mendukung target swasembada susu nasional.

Dilansir dari laman Jatengprov, dukungan tersebut diwujudkan melalui pengembangan peternakan serta peningkatan pelayanan kesehatan hewan guna menjaga produktivitas ternak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan kesehatan hewan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan peternakan sapi perah. Sebab, peningkatan populasi ternak harus diimbangi dengan upaya pencegahan dan penanganan penyakit.

Hal itu disampaikan Taj Yasin saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Pertanian RI Muhammad Saleh Mustafa di Sentra Sapi Perah Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, pada 30 Oktober 2026.

Menurut Taj Yasin, Pemprov Jateng telah menjalankan program Healing (Kesehatan Hewan Keliling) untuk mendekatkan pelayanan kesehatan hewan kepada peternak.

Program tersebut kini telah menjangkau 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah. "Kami juga mendukung swasembada susu. Kami di pemprov memastikan untuk pengembangbiakannya," ujar Taj Yasin.

Ia menambahkan, peternak dapat berkoordinasi dengan pemerintah provinsi apabila menemukan sapi yang berpotensi terserang penyakit. Pemprov Jateng siap memberikan dukungan pengobatan maupun pencegahan.

Jawa Tengah sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan sapi perah. Pada 2025, populasi sapi perah di provinsi tersebut mencapai 77.566 ekor dengan produksi susu sekitar 75.366 ton.

Kontribusi itu mencapai 9,66 persen dari produksi susu nasional, sekaligus menempatkan Jawa Tengah di peringkat ketiga nasional.

Selain memperkuat sentra peternakan di Boyolali dan Klaten, Pemprov Jateng juga berupaya mengembangkan kawasan produksi baru di Magelang, Batang, dan Brebes.

Pengembangan dilakukan dengan mempertimbangkan kesesuaian lahan, ketersediaan air, pakan, serta akses pasar.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa menilai Kabupaten Magelang memiliki peluang untuk menjadi salah satu sentra produksi susu nasional.

Bahkan, Kementerian Pertanian akan mengusulkan Magelang sebagai proyek percontohan pengembangan sektor persusuan.

Menurutnya, target swasembada susu merupakan tantangan besar yang harus diupayakan bersama.

"Pesan dari Bapak Presiden bahwa kita harus mencapai swasembada susu. Ini yang paling berat, tapi tetap kita coba dulu," ungkap Saleh.

Ia menegaskan, pengembangan peternakan sapi perah tidak cukup hanya mengandalkan potensi wilayah. Kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta kelembagaan peternak juga harus diperkuat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan koperasi sebagai wadah untuk meningkatkan posisi tawar peternak.

Dengan kelembagaan yang kuat, peternak diharapkan dapat memasarkan hasil produksinya secara langsung tanpa bergantung pada perantara.

Di sisi lain, Bupati Magelang Grengseng Pamuji menyampaikan, wilayahnya memiliki potensi agroklimat yang mendukung pengembangan sapi perah.

Sedikitnya terdapat delapan kecamatan yang dinilai sesuai untuk pengembangan peternakan tersebut, termasuk Kecamatan Ngablak yang ekosistem peternakannya telah berkembang.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wali Kota Magelang Dorong Koperasi Merah Putih Dikelola Profesional dan Transparan
Sumut Kembangkan 9.624 Hektare Bawang Putih, Dorong Swasembada Pangan
Doa Ibu Iringi Langkah Bertram Sianipar, Kini Resmi Sandang Status Bhayangkara Taruna Akpol
Posyandu 6 SPM di Kota Magelang Didorong Jadi Penghubung Layanan Dasar Masyarakat
Aset Enam BUMD Kota Magelang Tembus Rp375,64 Miliar
Borobudur Indonesia Expo 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Kota Magelang
komentar
beritaTerbaru