Selasa, 27 Oktober 2026

Kemenkes Perkuat Upaya Pencegahan Kebutaan, Targetkan Satu Juta Orang Jalani Deteksi Dini Gangguan Penglihatan

Selasa, 27 Oktober 2026 13:10 WIB
Kemenkes Perkuat Upaya Pencegahan Kebutaan, Targetkan Satu Juta Orang Jalani Deteksi Dini Gangguan Penglihatan
Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono saat menghadiri peringatan World Sight Day atau Hari Penglihatan Sedunia 2026 yang diselenggarakan Perdami di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Menurut Budu, perubahan pola hidup dan transisi demografi turut memengaruhi tren penyakit mata di Indonesia. Karena itu, diperlukan penguatan kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk menekan angka kebutaan yang sebenarnya dapat dicegah atau ditangani.

Ia menyebut katarak masih menjadi salah satu penyebab utama kebutaan di dunia sehingga upaya pencegahan dan penanganannya perlu terus ditingkatkan.

Perdami pun menyambut baik penguatan sinergi dengan Kemenkes dalam mengatasi persoalan kesehatan mata nasional. Budu mengajak seluruh cabang Perdami di Indonesia untuk mempercepat upaya penanggulangan kebutaan akibat katarak serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata.

Peringatan World Sight Day 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan mata, melakukan pemeriksaan secara berkala, dan memperoleh penanganan yang tepat sejak dini.

Melalui penguatan deteksi dini, peningkatan kapasitas layanan kesehatan, dan pemerataan tenaga medis, pemerintah berharap beban gangguan penglihatan di Indonesia dapat ditekan sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, produktif, dan mandiri. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Catat 109 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis, Kasus TB Mulai Menurun
Kemenkes Percepat Pemerataan Dokter Spesialis, 55.192 Dokter Masih Dibutuhkan
Kemenkes dan UI Mulai Uji Klinik Photon, Teliti Peran Gizi dalam Mencegah Penularan Tuberkulosis
Kemenkes Kirim 500 Ribu Masker Tambahan per Provinsi untuk Tangani Dampak Karhutla
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Gangguan Penglihatan, 1,6 Juta Orang Terindikasi Bermasalah pada Mata
Kemenkes RI dan Inggris Luncurkan Tangguh+ untuk Perkuat Sistem Kesehatan Indonesia
komentar
beritaTerbaru