Kamis, 15 Oktober 2026

421 Desa di Jateng Berstatus Siaga TB, Pemprov Perkuat Skrining dan Pencegahan

Kamis, 15 Oktober 2026 13:15 WIB
421 Desa di Jateng Berstatus Siaga TB, Pemprov Perkuat Skrining dan Pencegahan
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam Deklarasi Desa Siaga TB di Pendopo Kabupaten Jepara, Selasa (13/10/2026).
Selain itu, pemerintah kabupaten/kota didorong untuk memprioritaskan penanggulangan TB melalui perencanaan, penganggaran, koordinasi lintas perangkat daerah, serta penguatan dukungan hingga tingkat desa.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Benyamin Paulus Oktavianus, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap program penanggulangan TB agar upaya pencegahan dan pengobatan berjalan efektif.

Ia mengapresiasi pelaksanaan skrining terhadap kontak erat pasien TB di Kabupaten Jepara. Dari target 161 titik skrining, sebanyak 107 titik telah melaksanakan kegiatan tersebut. "Artinya, program ini sudah berjalan sangat baik. Jadi, tiap tahun kita evaluasi agar makin baik," ujar Benyamin.

Menurutnya, tantangan penanggulangan TB bukan hanya memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan pencegahan sejak dini.

Ia menjelaskan, pemberian obat pencegahan kepada kontak erat yang memenuhi indikasi medis merupakan salah satu langkah penting untuk menekan risiko penularan dan perkembangan penyakit. "Kontak erat itu harus mendapatkan obat pencegahan," katanya.

Benyamin menambahkan, program CKG menjadi salah satu upaya pemerintah untuk membangun kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan. Melalui pemeriksaan dan skrining, risiko penyakit dapat diketahui lebih awal sehingga penanganan bisa segera dilakukan.

Menurutnya, pelaksanaan CKG yang didukung program Speling di Jawa Tengah turut memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk di wilayah yang membutuhkan akses layanan lebih dekat.

Ia berharap penguatan skrining dan pencegahan TB dapat berkontribusi terhadap penurunan angka kesakitan serta peningkatan usia harapan hidup sehat masyarakat.

Melalui Deklarasi Desa Siaga TB, pemerintah mendorong pemerintah desa, fasilitas pelayanan kesehatan, kader, organisasi masyarakat, dan warga untuk berperan aktif dalam edukasi, penemuan kasus, pendampingan pasien, serta pencegahan penularan TB.

Keterlibatan seluruh unsur tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya eliminasi TB di Jawa Tengah melalui penanganan yang terintegrasi dan menjangkau masyarakat hingga tingkat desa. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Sekolah Jadikan Lingkungan sebagai Sumber Belajar
Tekan Inflasi, Pemprov Jateng dan BI Gelar Gerakan Pangan Murah di Semarang
Pembukaan FTBI Jateng 2026 Meriah, Dua Siswa Bawa Pulang Hadiah dari Taj Yasin
Wagub Jateng: Bahasa Jawa Berperan Penting dalam Membentuk Karakter Generasi Muda
Samsat Budiman Mobile Hadir hingga Desa, Bapenda Jateng Permudah Pembayaran Pajak Kendaraan
Pemprov Jateng Salurkan Bantuan Rp374 Juta untuk Biaya Kos Mahasiswa NTT Terdampak Gempa
komentar
beritaTerbaru