Selasa, 13 Oktober 2026

Plt Bupati Bekasi Apresiasi Kehadiran President University Hospital, Diharapkan Perkuat Layanan Kanker dan Jantung

Selasa, 13 Oktober 2026 18:00 WIB
Plt Bupati Bekasi Apresiasi Kehadiran President University Hospital, Diharapkan Perkuat Layanan Kanker dan Jantung
Soft opening di kawasan Jababeka, Cikarang, Sabtu (10/10/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr Asep Surya Atmaja mengapresiasi kehadiran President University Hospital yang menggelar soft opening di kawasan Jababeka, Cikarang, pada 10 Oktober 2026.

Dilansir dari laman Jabarprov, kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Bekasi, terutama dalam penanganan penyakit kanker dan jantung.

Asep mengatakan, dengan hadirnya President University Hospital, jumlah rumah sakit di Kabupaten Bekasi bertambah dari 55 menjadi 56 rumah sakit. Penambahan ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

"Alhamdulillah, hari ini Kabupaten Bekasi menambah satu lagi rumah sakit, dari 55 rumah sakit menjadi 56 rumah sakit. Mudah-mudahan kehadiran President University Hospital bisa memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut Asep, keberadaan rumah sakit dengan fasilitas medis yang memadai dan layanan dokter spesialis sangat dibutuhkan masyarakat. Pasalnya, masih banyak warga yang memilih berobat ke luar negeri, seperti Malaysia dan Singapura, untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.

Ia berharap President University Hospital dapat menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya bagi pasien yang membutuhkan penanganan penyakit serius.

"Kalau rumah sakit ini memiliki kualitas yang bagus, masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat ke luar negeri. Apalagi jika ke depan konsentrasinya pada penanganan kanker dan jantung, dua penyakit yang membutuhkan penanganan secara tepat," katanya.

Asep juga menyambut baik rencana pengembangan Cardiac Center atau pusat layanan jantung di President University Hospital. Menurutnya, fasilitas tersebut berpotensi mendukung pelayanan rujukan bagi pasien dengan gangguan jantung yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Selain peningkatan fasilitas, Asep menekankan pentingnya akses pelayanan kesehatan yang terjangkau. Ia berharap President University Hospital dapat menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk BPJS Kesehatan, agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan layanan rumah sakit tersebut.

"Ke depannya, rumah sakit ini bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat Kabupaten Bekasi dapat berobat dan dilayani dengan baik," ungkapnya.

Ia juga berharap President University Hospital terus berkembang dan meningkatkan klasifikasi rumah sakit sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, rumah sakit ini diharapkan mampu mendukung sistem rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis lebih kompleks.

Sementara itu, Founder Jababeka, SD, Darmono menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan kesehatan rutin dan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, menjaga kesehatan sejak dini merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit sekaligus menekan biaya pengobatan.

Darmono menilai, rumah sakit tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengobatan, tetapi juga harus berperan dalam memberikan pendidikan kesehatan dan mengembangkan penelitian medis.

"Sebetulnya, yang harus kita pikirkan adalah bagaimana mencegah orang yang sehat jangan sampai menjadi sakit. Karena itu, masyarakat perlu rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan menerapkan pola hidup yang baik," ujarnya.

Ia menambahkan, upaya preventif perlu menjadi perhatian bersama karena keterlambatan penanganan penyakit dapat meningkatkan risiko kesehatan sekaligus membebani biaya pengobatan.

"Rumah sakit ini juga harus mendidik masyarakat tentang bagaimana menjaga kesehatan. Sebab, pencegahan jauh lebih penting agar masyarakat tidak sampai jatuh sakit," katanya.

Lebih lanjut, Darmono berharap President University Hospital dapat mengembangkan kolaborasi internasional dan meningkatkan kompetensi tenaga medis agar mampu melayani masyarakat lokal maupun warga negara asing yang berada di kawasan industri Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, dukungan teknologi, penelitian medis, serta kemampuan komunikasi tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan pengembangan tersebut, Kabupaten Bekasi berpeluang menjadi salah satu tujuan layanan kesehatan berstandar internasional.

Kehadiran President University Hospital diharapkan tidak hanya menambah fasilitas kesehatan di Kabupaten Bekasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan medis, memperkuat upaya pencegahan penyakit, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Pemko Medan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Mendagri Tekankan Stabilitas Harga Pangan
Pemko Bandung Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi untuk Perluas Peluang Kerja di Luar Negeri
Revitalisasi Dua Sekolah di Kota Metro Capai 50 Persen, Ditargetkan Rampung Desember 2026
Pemprov Jabar Siapkan 18 Unit Mobile Batching Plant, Pembangunan Jalan di Wilayah Terpencil Lebih Mudah
Pemprov Sumut Perkuat Akses Hukum hingga Desa, 713 dari 800 Kasus Berhasil Diselesaikan
Tekan Inflasi, Pemprov Jateng dan BI Gelar Gerakan Pangan Murah di Semarang
komentar
beritaTerbaru