Ia menambahkan, upaya preventif perlu menjadi perhatian bersama karena keterlambatan penanganan penyakit dapat meningkatkan risiko kesehatan sekaligus membebani biaya pengobatan.
"Rumah sakit ini juga harus mendidik masyarakat tentang bagaimana menjaga kesehatan. Sebab, pencegahan jauh lebih penting agar masyarakat tidak sampai jatuh sakit," katanya.
Lebih lanjut, Darmono berharap President University Hospital dapat mengembangkan kolaborasi internasional dan meningkatkan kompetensi tenaga medis agar mampu melayani masyarakat lokal maupun warga negara asing yang berada di kawasan industri Kabupaten Bekasi.
Menurutnya, dukungan teknologi, penelitian medis, serta kemampuan komunikasi tenaga kesehatan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Dengan pengembangan tersebut,
Kabupaten Bekasi berpeluang menjadi salah satu tujuan layanan kesehatan berstandar internasional.
Kehadiran President University Hospital diharapkan tidak hanya menambah fasilitas kesehatan di Kabupaten Bekasi, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan medis, memperkuat upaya pencegahan penyakit, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. (R)
beritaTerkait
komentar