Sabtu, 10 Oktober 2026

Pemkab Bekasi Perkuat Kerja Sama Layanan Kesehatan Lintas Daerah, Pasien Tak Boleh Terlantar

Sabtu, 10 Oktober 2026 19:20 WIB
Pemkab Bekasi Perkuat Kerja Sama Layanan Kesehatan Lintas Daerah, Pasien Tak Boleh Terlantar
Rapat koordinasi kepala daerah se-Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kantor Wali Kota Depok, Rabu (7/10/2026).
"Kasus-kasus yang tidak bisa ditanggung BPJS nanti akan dicover melalui kolaborasi dengan Gubernur. Termasuk kasus kekerasan pada perempuan dan anak, Kabupaten Bekasi siap untuk melayani kasus-kasus yang berat," ungkapnya.

Direktur RSUD Kabupaten Bekasi, Sri Erni, menambahkan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti kesepakatan tersebut dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk pasien dari luar Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Barat sekaligus memastikan pasien tetap memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medisnya.

"Pak Gubernur berharap tidak ada satu pun warga yang tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan pada saat mereka membutuhkan. Jadi dibuat perjanjian kerja sama ini untuk warga Jawa Barat, dan tidak menutup kemungkinan untuk warga lainnya yang membutuhkan," kata Sri Erni.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kondisi yang tidak termasuk dalam cakupan jaminan BPJS Kesehatan sehingga membutuhkan dukungan pembiayaan melalui skema yang disiapkan pemerintah.

Dengan adanya dukungan pemerintah provinsi, rumah sakit diharapkan tetap dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan penanganan, termasuk dalam kasus-kasus tertentu yang tidak dijamin BPJS Kesehatan.

"BPJS memang tidak memberikan jaminan untuk beberapa kriteria, misalnya korban kekerasan atau dalam kondisi tertentu. Alhamdulillah ada dukungan dari pemerintah provinsi sehingga kami bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkasnya.

Melalui kerja sama tersebut, Pemkab Bekasi berharap pelayanan kesehatan lintas daerah semakin optimal, sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan medis secara lebih mudah tanpa terkendala perbedaan wilayah administratif. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
65 RSUD se-Jawa Barat Jalin Kerja Sama, KDM Permudah Akses Layanan Kesehatan Warga
Pemprov Jabar Masih Kaji Pinjaman Rp3,4 Triliun ke PT SMI, Tunggu Evaluasi Kemendagri
Dinkes Kota Bandung Luncurkan Si Geulis untuk Optimalkan Pengelolaan Obat
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
SNT 7 Bogor Dorong Siswa Ciptakan Solusi Lewat Pembelajaran STEM
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
komentar
beritaTerbaru