Kamis, 08 Oktober 2026

Posyandu di Jateng Kini Layani Enam Bidang SPM

Kamis, 08 Oktober 2026 12:40 WIB
Posyandu di Jateng Kini Layani Enam Bidang SPM
Ketua Tim Pembina Posyandu Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin saat meninjau Posyandu Melati di Kantor Balai Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, Selasa (6/10/2026).

Pati (buseronline.com) - Posyandu di Jawa Tengah (Jateng) kini tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan.

Dilansir dari laman Jatengprov, melalui transformasi Posyandu, layanan masyarakat telah diperluas dengan menerapkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas).

Ketua Tim Pembina Posyandu Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan transformasi tersebut terus digenjot agar Posyandu semakin dekat dengan berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Saat ini, hampir 49.149 lembaga Posyandu di Jawa Tengah telah membuka layanan enam bidang SPM.

"Jadi Posyandu 6 SPM ini saya pastikan pada hari ini alhamdulillah semuanya sudah berjalan dengan baik," ujar Nawal saat meninjau Posyandu Melati di Kantor Balai Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati, pada 6 Oktober 2026.

Dalam kunjungan yang didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen tersebut, Nawal melihat langsung pelaksanaan berbagai layanan enam SPM. Mulai dari pemeriksaan kesehatan bayi, layanan pendidikan anak usia dini, hingga penanganan dan penyampaian aduan masyarakat.

Untuk bidang pendidikan, layanan Posyandu diintegrasikan dengan program PAUD Emas. Dalam kesempatan itu, disalurkan bantuan paket pojok baca kepada TK Insan Ceria berupa rak, 50 judul buku cerita, wastafel, tempat sampah, serta alat permainan edukatif.

"Pelayanan yang menjadi prioritas pertama adalah pendidikan. Kami menghadirkan layanan PAUD Emas dan kemudian pojok baca tadi sudah ada," kata Nawal yang juga Bunda PAUD Jawa Tengah.

Sementara di bidang sosial, diberikan bantuan dua kursi roda dan kaki palsu kepada penyandang disabilitas. Sedangkan pada bidang trantibumlinmas, Posyandu Jateng bekerja sama dengan program PKK Siaga dan Tanggap Bencana (Sigab) dengan memberikan pelatihan mitigasi bencana kepada kader PKK.

Di bidang perumahan rakyat, Posyandu Melati Desa Triguno mengembangkan kebun gizi yang ditanami berbagai jenis sayuran. Selain itu, bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) juga diserahkan kepada warga.

Nawal bersama Taj Yasin turut memantau pendistribusian bantuan air bersih sebanyak 10 tangki untuk warga Desa Triguno yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari layanan Posyandu enam SPM di bidang pekerjaan umum sekaligus implementasi program PKK Sigab.

"Di samping itu juga kami menyusun satu buku panduan PKK Sigab untuk mitigasi bencana bagi kader PKK, karena hal ini penting menurut kami," ungkap Nawal.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Posyandu di Medan Kini Jadi Penghubung Pelayanan Dasar Warga
Nawal Arafah Yasin Dorong Penggunaan AI untuk Tingkatkan Daya Kritis Anak
Bunda PAUD Jateng Dukung Perjuangan Guru PAUD Raih Kesetaraan Hak Profesi
Posyandu 6 SPM di Jateng Didorong Aktif Layani dan Tindaklanjuti Aduan Masyarakat
Nawal Dorong Batik Sragen Berkolaborasi dengan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Porprov XVII Jateng Diikuti 7.990 Atlet, Jadi Ajang Pembinaan Menuju PON
komentar
beritaTerbaru