Sabtu, 17 Oktober 2026

CKG Sekolah Diperkuat, UKS Didorong Jadi Penghubung Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Selasa, 01 September 2026 17:15 WIB
CKG Sekolah Diperkuat, UKS Didorong Jadi Penghubung Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq saat bersama Wamenkes RI Dante Saksono Harbuwono dan Wamen PPPA RI Veronica Tan meninjau pelaksanaan CKG Sekolah di SMP Negeri 5 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Upaya membangun budaya sekolah sehat turut didukung oleh 18 Duta Siswa. Mereka menjalankan berbagai peran, mulai dari Duta Cegah Stunting, Duta Kesehatan, Duta Remako (Remaja Anti Rokok), Duta Anti-Bullying, Duta Sekolah Ramah Anak, hingga pendampingan teman sebaya.

Program tersebut sejalan dengan semangat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) sebagaimana diatur dalam Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026.

Wamenkes Dante Saksono Harbuwono menegaskan, pelaksanaan CKG dirancang agar hasil pemeriksaan kesehatan peserta didik dapat ditindaklanjuti melalui program bersama lintas kementerian.

"CKG tidak hanya diperiksa kesehatannya, tetapi kemudian hasilnya diimplementasikan dalam bentuk program bersama di antara lintas kementerian," ujar Dante.

Sementara itu, Wamen PPPA Veronica Tan mengatakan CKG dapat menjadi pintu masuk untuk mengubah pola hidup anak dan remaja menjadi lebih sehat.

"CKG ini sebenarnya program untuk entry point. Tapi apa sih mindset yang kita harus ubah? Adalah pola hidup sehatnya," kata Veronica.

Manfaat CKG juga dirasakan oleh peserta didik. Rafiandi, siswa kelas IX SMP Negeri 5 Kota Bogor, mengatakan pemeriksaan kesehatan membantu siswa mengetahui kondisi tubuh sehingga dapat lebih fokus dalam belajar.

"Menumbuhkan semangat belajar. Jadi, kita bisa mengetahui kondisi diri kita untuk bisa lebih fokus belajar ke depannya," ujarnya.

Ia berharap CKG dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sebagai bagian dari persiapan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Fajar menegaskan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga kesiapan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran.

"Kalau kita bicara pendidikan yang berkualitas, bukan hanya proses pembelajarannya, tapi kesiapan anak kita untuk mengikuti proses pembelajaran. Nah, CKG punya peran besar di situ," katanya.

Dengan penguatan UKS, kolaborasi dengan Puskesmas, keterlibatan orang tua, serta pembiasaan hidup sehat di sekolah, pemerintah berharap CKG dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap kesehatan dan kualitas pendidikan peserta didik. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes RI dan Inggris Luncurkan Tangguh+ untuk Perkuat Sistem Kesehatan Indonesia
Warga Sukodono Antusias Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Skrining TBC Digencarkan
Pemko Medan Perkuat Penanggulangan TBC melalui Tracing dan Cek Kesehatan Gratis
Kemenkes Bekali 4.630 Dokter dan Dokter Gigi Internsip, Tekankan Lingkungan Bebas Perundungan
Kemenkes: Keselamatan Pasien Harus Dijaga Sepanjang Perjalanan Perawatan
Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Sekolah Alami Karies Gigi dari Hasil CKG
komentar
beritaTerbaru