Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
Banten. Di Kabupaten Tangerang, Bupati Moch Maesyal Rasyid menyatakan pemerintah daerah akan menyelesaikan sisa target CKG dengan pendekatan jemput bola.
Dari sasaran sekitar 1,6 juta jiwa, sebanyak 1,52 juta jiwa telah mengikuti pemeriksaan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan sekitar 100 ribu warga yang belum mengikuti CKG dapat diperiksa pada September 2026.
Pemeriksaan tersebut akan dilakukan dengan mendatangi masyarakat secara langsung, termasuk balita, lansia, dan ibu hamil melalui posyandu yang berada di desa-desa.
Secara nasional, pemerintah menargetkan program CKG dapat menjangkau 130 juta jiwa sepanjang tahun 2026. Hingga saat ini, sekitar 82 juta jiwa telah mengikuti program tersebut.
Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG di fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan kesehatan secara rutin diharapkan dapat membantu mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus mencegah penyebaran penyakit, termasuk Tuberkulosis.
Keberhasilan Banten dan Kabupaten Tangerang dalam menjalankan program CKG dan penemuan kasus TB menunjukkan bahwa kerja sama pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar