Jumat, 24 Juli 2026

Wagub Sumut Pastikan Penguatan Layanan Kesehatan di RSUD dr Thomsen Nias

Jumat, 24 Juli 2026 15:00 WIB
Wagub Sumut Pastikan Penguatan Layanan Kesehatan di RSUD dr Thomsen Nias
Wakil Gubernur Sumut Surya didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti dan Bupati Nias Ya'atulo Gulo saat meninjau RSUD dr Thomsen Nias di Kota Gunungsitoli, Rabu (22/7/2026).

Gunungsitoli (buseronline.com) - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk terus memperkuat fasilitas, sumber daya manusia (SDM), dan kualitas pelayanan di RSUD dr Thomsen Nias.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat Kepulauan Nias dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus dirujuk ke luar pulau.

Komitmen itu disampaikan Surya saat meninjau RSUD dr Thomsen Nias di Kota Gunungsitoli, Rabu. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti dan Bupati Nias Ya'atulo Gulo.

Saat meninjau rumah sakit tipe C tersebut, Surya melihat sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk ruang rawat inap, kapasitas tempat tidur, serta peralatan medis. Menurutnya, keberadaan alat CT Scan sangat penting dalam mendukung diagnosis berbagai penyakit.

"Saya melihat tadi ada peralatan medis yang bagus, termasuk CT Scan. Ini sangat berguna sebagai pemindai organ dalam, jaringan, dan pembuluh darah sehingga dokter dapat mengetahui kondisi pasien dengan lebih akurat," ujar Surya.

Ia mengatakan, penguatan layanan kesehatan di Kepulauan Nias merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Sumut, mengingat wilayah tersebut masih termasuk kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Gubernur Sumut Bobby Nasution, lanjutnya, berkomitmen mendorong percepatan pembangunan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak di daerahnya sendiri.

"Saya membawa pesan dari Bapak Gubernur. Beliau ingin memastikan Kepulauan Nias keluar dari zona daerah tertinggal. Itu merupakan komitmen yang akan diwujudkan secara bertahap," katanya.

Selain peningkatan sarana dan prasarana, Surya juga mengingatkan seluruh jajaran RSUD dr Thomsen Nias agar terus memberikan pelayanan yang ramah, profesional, dan berintegritas.

"Bagaimana masyarakat merasa senang dan tenang datang ke RSUD ini. Sebelum diobati pun, mereka sudah merasa lebih baik karena pelayanan yang memuaskan," ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD dr Thomsen Nias Noferlina Zebua mengungkapkan rumah sakit tersebut memiliki 230 tempat tidur untuk melayani pasien rawat inap. Namun, alat CT Scan yang dimiliki saat ini mengalami kerusakan sehingga pasien yang membutuhkan pemeriksaan harus dirujuk ke luar Pulau Nias.

Ia berharap Pemerintah Provinsi Sumut dapat membantu perbaikan alat tersebut yang membutuhkan biaya sekitar Rp2 miliar. Selain itu, rumah sakit juga memerlukan tambahan dokter spesialis, pelatihan bagi perawat, serta dukungan logistik kesehatan.

Di sisi lain, Bupati Nias Ya'atulo Gulo menyampaikan bahwa seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Nias kini telah memiliki rumah sakit sehingga persaingan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan semakin tinggi.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat meminta agar pengelolaan RSUD dr Thomsen Nias diserahkan kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Pemerintah Provinsi Sumut. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Nias telah menyatakan kesiapan untuk mendukung proses tersebut.

Ya'atulo mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terhadap sektor kesehatan di Kepulauan Nias. Menurutnya, penguatan layanan kesehatan akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wagub Sumut Ingin Museum Pusaka Nias Jadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia
Wagub Sumut Dorong Hilirisasi Rumput Laut di Nias Utara
Wagub Sumut Bekali Taruna Akmil dan AAL Nilai Integritas serta Kepemimpinan
Gubernur Sumut Perintahkan Penanganan Cepat Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan
Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jalan Nisel-Nias Barat Dimulai Agustus 2026
Bobby Nasution Komit Revitalisasi Situs Megalitik Tetegewo di Nias Selatan
komentar
beritaTerbaru