Minggu, 27 September 2026

Menkes Dorong Deteksi Dini dan Penghapusan Stigma terhadap Penyintas Kusta

Selasa, 14 Juli 2026 12:36 WIB
Menkes Dorong Deteksi Dini dan Penghapusan Stigma terhadap Penyintas Kusta
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin bersama Chairman The Nippon Foundation, Yohei Sasakawa, mengunjungi Kompleks Kusta Jongaya, RW 04, Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sabtu (11/7/2026).
"Kita ingin para penyintas tidak hanya sembuh secara medis, tetapi juga kembali diterima di tengah masyarakat. Tidak boleh ada lagi diskriminasi terhadap penyintas kusta," katanya.

Sementara itu, Chairman The Nippon Foundation, Yohei Sasakawa menyatakan bahwa upaya eliminasi kusta tidak cukup hanya dengan menyediakan pengobatan, tetapi juga harus memastikan hak-hak penyintas dihormati dan mereka memperoleh kesempatan hidup yang setara tanpa stigma.

Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap warga Kampung Kusta Jongaya. Menurutnya, kehadiran Menteri Kesehatan menjadi semangat baru bagi warga untuk kembali percaya diri dan diterima oleh keluarga maupun masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan juga menyerahkan bantuan kebutuhan bagi warga Kampung Kusta Jongaya sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup para penyintas.

Kunjungan ke Kampung Kusta Jongaya merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Nasional Percepatan Eliminasi Kusta Tahun 2026 yang mempertemukan pemerintah, organisasi penyintas, tenaga kesehatan, akademisi, dan mitra pembangunan dalam upaya mewujudkan Indonesia bebas kusta pada tahun 2030. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Gandeng Kejagung Kawal Pembangunan Infrastruktur Kesehatan
Cegah Dampak Hoaks, Kemenkes Gandeng Lintas Sektor Perkuat Respons
Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Sekolah Alami Karies Gigi dari Hasil CKG
Kemenkes Luncurkan Playbook Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan
Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan Bertransformasi Menjadi Dampak Nyata
Menkes Tegaskan Kemitraan Kesehatan Harus Berujung pada Dampak Nyata
komentar
beritaTerbaru