Sabtu, 10 Oktober 2026

Pemko Bandung Luncurkan Layanan Konseling Psikologis Bangbara untuk Warga

Jumat, 26 Juni 2026 17:05 WIB
Pemko Bandung Luncurkan Layanan Konseling Psikologis Bangbara untuk Warga
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat peluncuran layanan tersebut, Kamis (25/6/2026).

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung meluncurkan layanan konseling psikologis Bandung Utama Bagja Sararea (Bangbara) sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mental.

Dilansir dari laman Jabarprov, program tersebut pertama kali dihadirkan di Kecamatan Ujungberung dan merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dengan tenaga kesehatan.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan layanan Bangbara hadir untuk memberikan ruang konseling bagi masyarakat yang mengalami berbagai persoalan psikologis, mulai dari stres hingga kesedihan berkepanjangan.

"Hari ini kita meluncurkan layanan baru, mulai dari Kecamatan Ujungberung. Ini sebuah layanan untuk memberikan konseling psikologis kepada masyarakat yang didukung oleh Dinas Kesehatan dan juga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," ujar Farhan saat peluncuran layanan tersebut, Kamis.

Menurutnya, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah untuk memperoleh pendampingan psikologis secara profesional. Warga yang membutuhkan layanan konseling dapat langsung mendatangi Kecamatan Ujungberung.

Farhan menilai kebutuhan layanan kesehatan mental semakin mendesak seiring meningkatnya berbagai persoalan psikologis di tengah masyarakat.

Tingginya angka percobaan bunuh diri di Kota Bandung serta meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi alasan penting perlunya penguatan layanan kesehatan mental yang mudah dijangkau.

Selain itu, hasil program Cek Kesehatan Gratis yang sebelumnya dilaksanakan menunjukkan puluhan ribu pelajar di Kota Bandung mengalami gangguan kesehatan mental dengan tingkat yang beragam. Temuan tersebut menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan mental berbasis kewilayahan.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Bangbara didukung oleh keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga yang telah dikembangkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bandung. Melalui program ini, layanan kesehatan mental dapat diakses lebih dekat melalui sekolah, puskesmas, kecamatan, hingga kelurahan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam, memastikan informasi mengenai layanan psikolog kewilayahan akan disebarluaskan hingga tingkat masyarakat.

"Informasi akan disampaikan melalui puskesmas dan disebarluaskan ke kader Posyandu serta RW. Nantinya masyarakat dapat mendaftar untuk mendapatkan layanan tersebut," katanya.

Pemerintah Kota Bandung berharap layanan Bangbara dapat membantu masyarakat mengatasi persoalan kesehatan mental sejak dini sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

Ke depan, layanan tersebut direncanakan akan diperluas ke kecamatan lainnya agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kota Bandung. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
400 Guru Mengaji Bandung Dipersiapkan Jadi Penggerak Pemberantasan Buta Huruf Al-Qur'an
Dinkes Bandung Kejar Anak Zero Dose Lewat Bulan Imunisasi Sepanjang Oktober
KPK Ajak Generasi Muda Berani Bersuara Lewat Karya Kreatif
Bandung Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi Sistem JKN
Dinkes Kota Bandung Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A
Kota Bandung Juara Umum Pentas PAI SMP Jawa Barat 2026, Borong Lima Juara Pertama
komentar
beritaTerbaru