Ema juga menyoroti pentingnya hak partisipasi anak melalui keterlibatan orang tua dalam proses pengasuhan di daycare. Menurutnya, orang tua perlu mendapatkan akses informasi terkait kondisi dan aktivitas anak selama berada di tempat penitipan.
Tak kalah penting, daycare wajib memberikan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, baik verbal, fisik, seksual, maupun pengabaian. "Jadi kekerasan itu bisa berupa kekerasan verbal, pengabaian, kekerasan fisik maupun kekerasan seksual," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Psikolog Klinis sekaligus Ketua Kolegium Psikologi Klinis, Indria Laksmi Gamayanti, menilai kualitas pengasuhan di daycare sangat mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional anak.
Ia mengimbau orang tua lebih cermat dalam memilih daycare, dengan memperhatikan kualitas pengasuh, keamanan lingkungan, serta respons emosional anak terhadap tempat penitipan tersebut.
"Orang tua perlu mengutamakan kualitas pengasuh dan aspek keamanan anak, bukan hanya mempertimbangkan faktor praktis semata," pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar