Rabu, 08 April 2026
Longsor di Sibolangit

5 Korban Jiwa, Warga Diimbau Waspada Susulan

Rabu, 08 April 2026 12:05 WIB
5 Korban Jiwa, Warga Diimbau Waspada Susulan
Tim gabungan melakukan evakuasi korban bencana tanah longsor melanda Dusun 3, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Sembahe (buseronline.com) - Bencana tanah longsor melanda Dusun 3, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang memicu meluapnya aliran Sungai Sembahe hingga menggenangi badan Jalan Jamin Ginting. Kondisi ini kemudian menyebabkan pergerakan tanah yang menimpa permukiman warga.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Junaidi SH bersama personel kepolisian dan tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Setibanya di lokasi, petugas menemukan sejumlah rumah warga tertimbun material longsor dan segera melakukan pencarian korban secara manual.

Delapan unit rumah dilaporkan terdampak, masing-masing milik Boy Simorangkir, Ros Br Ginting, Gobal, Gendut, Darma Ginting, Terusdi Ginting, Fernando Sembiring, dan Datuk.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tim menemukan korban pertama, Gobal (39), dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, orang tuanya, Sehat Br Tarigan (65), ditemukan selamat namun mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif.

Proses pencarian terus dilakukan hingga dini hari dengan bantuan alat berat. Tim kemudian menemukan empat korban lainnya, yakni Rizky (14), Boy Simorangkir (51), Rosmawati Br Ginting (30), dan Jamila Br Ginting (40), yang semuanya dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan data sementara, total korban terdiri dari lima orang meninggal dunia dan satu orang luka berat. Tidak ada korban luka ringan dalam kejadian ini. Selain itu, sebanyak 25 warga terpaksa mengungsi akibat terdampak bencana.

Pada Rabu pagi (8/4/2026) sekitar pukul 07.30 WIB, tenda pengungsian telah didirikan untuk menampung para pengungsi. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pembersihan material longsor serta pencarian kemungkinan adanya korban lain.

Sementara itu, akses Jalan Jamin Ginting yang sempat terganggu akibat longsor di dua titik kini telah kembali normal setelah dilakukan pembersihan menggunakan alat berat.

Kapolsek Pancur Batu mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih berpotensi hujan. (P3)

Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Polri Gelar Dialog Publik Bahas Tantangan Hukum di Era Kecerdasan Artifisial
Buronan Narkoba Internasional “The Doctor” Ditangkap di Malaysia
Bareskrim Polri Bongkar Peredaran Ekstasi di Kelab Malam Bali
Manajemen Mudik Lebaran 2026 Tuai Apresiasi
Bripda Petra Sihombing Raih Emas di KASAL Cup V 2026
Irwil V Itwasum Polri Tinjau Mapolsek Kamuu Pasca Penyerangan OTK
komentar
beritaTerbaru