Senin, 25 Mei 2026

Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Puncak Mudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 03:00 WIB
Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalin Antisipasi Puncak Mudik Lebaran 2026
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran TNI, Polri, dan instansi terkait meninjau kesiapan Pos Terpadu Operasi Ketupat 2026 di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Senin (16/3/2026). (Dok/Jatengprov)
Jateng (buseronline.com) - Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Polda Jateng) menyiapkan sejumlah strategi untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat puncak mudik Lebaran 2026 yang diprediksi mulai 18 Maret 2026.

Dilansir dari laman Jatengprov, kepadatan diperkirakan terjadi di ruas tol dari KM 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 Jalan Tol Semarang-Solo.

Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol M Pratama Adhyasastra mengatakan pihaknya telah menyiapkan skenario rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem one way lokal apabila terjadi kemacetan di wilayah Semarang hingga ke arah Bawen.

“Kami mengantisipasi dengan melaksanakan one way lokal apabila terjadi kemacetan di wilayah Kota Semarang, untuk ditarik sampai dengan ke arah Bawen,” ujarnya saat paparan di Gerbang Tol Kalikangkung, Senin.

Ia menjelaskan, dalam kondisi normal dengan volume kendaraan di bawah 2.000 kendaraan per jam, operasional gerbang tol tetap berjalan seperti biasa.

Namun, jika volume meningkat hingga 3.000 kendaraan per jam, Polda Jateng akan mengoperasikan tujuh gardu satelit serta meningkatkan patroli untuk mengurai kepadatan.

Dalam kondisi darurat, yakni ketika volume kendaraan melebihi 3.000 kendaraan per jam selama tiga jam berturut-turut dan kecepatan turun di bawah 20 km/jam, akan diberlakukan rekayasa one way lokal dari KM 422 hingga KM 442 arah Bawen, dengan pelaksanaan menunggu instruksi dari Dirlantas.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah memproyeksikan puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026, sedangkan arus balik diperkirakan mencapai puncaknya pada 24 Maret 2026.

Ia mengungkapkan, sejak H-10 hingga H-6 Lebaran, volume kendaraan menuju Semarang melalui Gerbang Tol Kalikangkung telah meningkat 45,58 persen dibandingkan kondisi normal.

“Pada saat puncak arus mudik, kami perkirakan lalu lintas harian yang bertransaksi di Gerbang Tol Kalikangkung mengarah ke Semarang mencapai 68.900 kendaraan,” jelasnya.

Untuk arus balik, volume kendaraan diproyeksikan mencapai 73.900 kendaraan pada 24 Maret 2026. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi kesiapan Pos Terpadu Kalikangkung dalam menghadapi arus mudik.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Polda Jateng, dan Jasa Marga telah berjalan baik, termasuk dalam pengaturan rekayasa lalu lintas seperti one way lokal dan nasional serta inovasi layanan “Sipolan”.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno turut mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Polda Jateng, khususnya dalam mengedepankan aspek keselamatan dan keramahtamahan bagi para pemudik.

Ia berharap, pelayanan mudik tahun ini dapat berjalan lancar dan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru