Senin, 25 Mei 2026

Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, 25 Persen Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 01:06 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 Terkendali, 25 Persen Kendaraan Sudah Tinggalkan Jakarta
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan keterangan kepada awak media terkait kondisi arus mudik Lebaran 2026 di Posko Command Center KM 29 Cikampek, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). (Dok/Humas Polri)
Cikampek (buseronline.com) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan situasi arus lalu lintas mudik Lebaran 2026 hingga saat ini masih terkendali. Hal tersebut disampaikan Agus saat berada di Posko Command Center KM 29 Cikampek, Minggu.

Dilansir dari laman Humas Polri, berdasarkan data yang dihimpun Korlantas Polri, sekitar 25 persen kendaraan tercatat telah meninggalkan Jakarta menuju berbagai daerah tujuan mudik.

“Kami laporkan bahwa arus lalu lintas saat ini cukup terkendali. Jadi belum nampak kepadatan. Namun kendaraan yang berada di tol sampai saat ini kurang lebih 25 persen yang sudah meninggalkan Jakarta, baik yang menuju ke Trans Jawa, Bandung, maupun Sumatera,” ujarnya.

Selain kondisi lalu lintas yang relatif lancar, Kakorlantas juga mencatat penurunan angka fatalitas kecelakaan selama periode mudik tahun ini.

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan dilaporkan turun hingga 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. “Yang paling penting saya sampaikan bahwa fatalitas korban meninggal dunia turun 45 persen,” tegasnya.

Menurut Agus, penurunan angka kecelakaan tersebut tidak lepas dari berbagai persiapan yang telah dilakukan sejak jauh hari oleh Korlantas Polri bersama instansi terkait.

Ia juga menilai kebijakan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas selama masa mudik terbukti efektif dalam mengurai kepadatan lalu lintas.

Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi kendaraan pribadi serta angkutan penumpang sehingga arus kendaraan tetap mengalir dengan lancar.

Selain itu, Korlantas Polri telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi melalui manajemen rekayasa lalu lintas berdasarkan data traffic counting yang dipantau secara real-time.

“Alhamdulillah SKB ini sangat strategis sehingga arus lalu lintas di jalan tol dan arteri cukup terkendali. Selama dua hari ini kami melakukan sosialisasi dan bahkan tadi malam sudah dilakukan tindakan tegas,” tuturnya.

Ia menegaskan, apabila masih ditemukan kendaraan sumbu tiga yang melintasi jalan tol selama masa pembatasan, petugas akan langsung melakukan penindakan.

Dari sisi keamanan dan ketertiban masyarakat, Kakorlantas menyebut hingga saat ini belum ada laporan kriminalitas menonjol selama arus mudik berlangsung.

Kondisi di sejumlah simpul transportasi seperti stasiun, bandara, dan terminal juga dilaporkan tetap kondusif. “Kami hadir untuk melayani masyarakat. Mari bersama-sama kita wujudkan Mudik Aman, Keluarga Bahagia. Selamat pergi, selamat kembali,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Kemenhub Perkuat Layanan Transportasi Inklusif bagi Kelompok Rentan dan Wilayah 3T
Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum dan Perpustakaan Seskoad di Bandung
Pertamina Tekankan Peran Strategis NOC dalam Menjaga Ketahanan Energi
Wamenkes Dante Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis Mitra Gojek
Semangat Literasi Tumbuh dari Perbatasan, Malinau Jadi Contoh Kolaborasi Pendidikan
Girona Resmi Terdegradasi dari La Liga, Elche Bertahan Usai Bermain Imbang
komentar
beritaTerbaru