Minggu, 25 Oktober 2026

Kapolri Ajak Buruh KSPSI Bersatu Hadapi Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 01:00 WIB
Kapolri Ajak Buruh KSPSI Bersatu Hadapi Dinamika Global
Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Polri dan pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia memberikan keterangan kepada media dalam kegiatan Safari Ramadan di Surabaya, Selasa (10/3/2026). (Dok/Humas Polri)
Surabaya (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan silaturahmi dan Safari Ramadan bersama Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Surabaya, Jawa Timur.

Dilansir dari laman Humas Polri, dalam kesempatan tersebut, Kapolri mengajak seluruh elemen buruh untuk bersatu menghadapi dinamika situasi global yang berpotensi berdampak pada kondisi dalam negeri.

Sigit menegaskan bahwa tantangan global yang terjadi saat ini perlu dihadapi secara bersama-sama oleh seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, masyarakat, maupun kalangan pekerja.

“Dalam kesempatan silaturahmi ini, saya mengajak teman-teman serikat buruh khususnya dari KSPSI untuk selalu waspada dan kita juga bersatu menghadapi situasi kondisi global,” ujar Sigit kepada wartawan, Selasa.

Menurutnya, situasi global yang dinamis dapat memengaruhi stabilitas ekonomi dan sosial di dalam negeri. Oleh karena itu, persatuan dan solidaritas antar elemen bangsa menjadi kunci utama untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

“Oleh karena itu tentunya, menghadapi kondisi seperti ini seluruh elemen bangsa, pemerintah, masyarakat dan khususnya teman-teman buruh, kita semua harus solid menghadapi situasi yang ada,” jelasnya.

Sigit juga menyampaikan bahwa Prabowo Subianto saat ini terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong terciptanya perdamaian dunia melalui jalur diplomasi, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, pemerintah juga tengah memperkuat langkah untuk mewujudkan kemandirian bangsa melalui program swasembada pangan dan energi. Menurut Sigit, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat.

“Ini terus digelorakan sehingga kita bisa berdiri di atas kaki sendiri. Untuk bisa melakukan ini semua tentunya butuh kekompakan, butuh persatuan, butuh kebersamaan dari seluruh elemen bangsa,” katanya.

Lebih lanjut, Sigit mencontohkan pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi Covid-19 yang sempat membuat kondisi ekonomi nasional terpuruk. Namun, dengan semangat persatuan, Indonesia mampu bangkit dan memulihkan perekonomian.

“Kita pernah menghadapi situasi sulit. Beberapa tahun yang lalu kita menghadapi situasi Covid. Indonesia sempat terpuruk, kondisi ekonominya pernah minus. Namun dengan semangat bersama kita bersatu menghadapi itu ekonomi kita bisa tumbuh kembali,” pungkasnya. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Prof Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut Periode 2026-2031, Arif Satria Tekankan Kontribusi Cendekiawan
Pemkab Toba Gelar Marpangir 2026, Lestarikan Budaya Batak dan Dorong Wisata Danau Toba
Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun di Perairan Asahan
Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Sidoarjo, 1.820 Tabung Disita
Beasiswa Santri Jateng Buka Jalan Khafidz Kuliah di China dan Aisyi di Mesir
Pemprov Sumut Ajak ASN Bijak Berinvestasi dan Kelola Keuangan untuk Masa Depan
komentar
beritaTerbaru