Kamis, 06 Agustus 2026

Interpol Terbitkan Red Notice, MRC Jadi Buronan Internasional

Selasa, 03 Februari 2026 01:00 WIB
Interpol Terbitkan Red Notice, MRC Jadi Buronan Internasional
Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia Brigjen Pol Untung Widyatmoko (tengah) didampingi Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko (kiri) dan pejabat terkait menyampaikan keterangan pers terkait penerbitan red noti
Jakarta (buseronline.com) - Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri memastikan inisial MRC resmi berstatus buronan internasional setelah Interpol menerbitkan red notice atas namanya.

Dilansir dari laman Humas Polri, red notice tersebut dikeluarkan pada Jumat (23/1/2026), dan telah disebarkan ke 196 negara anggota Interpol.

MRC merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018-2023. Perkara ini ditangani oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia, Brigjen Pol Untung Widyatmoko menyampaikan bahwa penerbitan red notice tersebut menjadi dasar bagi aparat penegak hukum internasional untuk melakukan pencarian dan penangkapan terhadap MRC.

“Interpol Red Notice atas inisial MRC telah terbit pada Jumat, 23 Januari 2026,” ujar Untung dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu.

Setelah red notice diterbitkan, NCB Interpol Indonesia langsung melakukan koordinasi intensif dengan mitra Interpol di luar negeri serta kementerian dan lembaga terkait di dalam negeri guna mendukung proses penegakan hukum.

“Kami berkoordinasi dengan counterpart asing maupun instansi dalam negeri, baik kementerian maupun lembaga terkait,” jelasnya.

Untung juga mengungkapkan bahwa keberadaan MRC telah terdeteksi berada di luar negeri. Namun, lokasi pastinya belum dapat disampaikan ke publik demi kepentingan penyelidikan. Tim Interpol Indonesia, lanjutnya, telah mendatangi negara terkait untuk menindaklanjuti proses pengejaran.

“NCB Interpol Indonesia mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana yang melarikan diri ke luar negeri hingga berstatus buronan internasional,” tegas Untung.

Menurutnya, penanganan kasus tersebut merupakan bagian dari fokus Interpol dalam pemberantasan kejahatan transnasional dan internasional, khususnya tindak pidana korupsi dan pencucian uang lintas negara. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Bayern Muenchen Awali Tur Asia dengan Kemenangan 2-1 atas Jeju SK
Semangat Siswa Sekolah Rakyat Tuai Apresiasi Wali Kota Medan
Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Stabilkan Harga Telur, Lindungi Peternak Rakyat
AS Roma Akhiri Tur Pramusim dengan Kemenangan 4-1 atas Newport County
Mitchell Baker Berbagi Puncak Top Skor Piala AFF 2026 dengan Wing Naing Tun
Kongres Biasa PSSI 2026 Sepakati Pemilihan Pengurus Digelar Juli 2027
komentar
beritaTerbaru