Kamis, 20 Agustus 2026

Pemprov Jateng Pulangkan 18 Warga Terdampak Banjir Bandang Aceh Tengah

Rabu, 31 Desember 2025 01:07 WIB
Pemprov Jateng Pulangkan 18 Warga Terdampak Banjir Bandang Aceh Tengah
Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Sarido menyerahkan bantuan kepada warga Jawa Tengah terdampak banjir bandang Aceh Tengah setibanya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, usai dipulangkan ke daerah asal masing-masing, Senin (29/12/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali memulangkan warganya yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatera.

Sebanyak 18 warga Jawa Tengah dipulangkan dari Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, ke kampung halaman masing-masing, Senin.

Pemulangan tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan pemerintah pusat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Para warga yang sebelumnya bekerja sebagai penderes getah pinus itu dipulangkan menggunakan pesawat Hercules bersama delapan warga asal Banten dan Jawa Barat. Rombongan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 14.05 WIB.

Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah Sarido mengatakan dari 18 warga tersebut, 16 orang berasal dari Kabupaten Cilacap, satu orang dari Kabupaten Brebes, dan satu orang dari Kabupaten Pemalang.

“Sebanyak 17 orang langsung diberangkatkan ke daerah asal masing-masing di Cilacap dan Brebes. Sementara satu orang warga Pemalang akan dijemput keluarganya di Cileungsi,” kata Sarido.

Ia menjelaskan, seperti pemulangan gelombang pertama yang dilakukan pekan lalu, para warga tidak hanya difasilitasi transportasi hingga ke daerah asal, tetapi juga menerima bantuan sembako dari BNPB serta uang saku atau modal usaha dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Secara umum kondisi warga sehat. Mudah-mudahan perjalanan lancar dan segera sampai di kampung halaman masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan perlindungan dan keselamatan kepada seluruh warga Jawa Tengah di mana pun berada, termasuk mereka yang terdampak bencana saat berada di perantauan.

“Semuanya kita bantu, mulai dari transportasi hingga modal usaha agar setelah kembali ke daerahnya bisa memulai pemulihan dan kembali berusaha,” ujar Ahmad Luthfi.

Di antara warga yang dipulangkan terdapat pasangan suami istri asal Majenang, Kabupaten Cilacap, Cardianto dan Yanti. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah. “Alhamdulillah kami dipulangkan dengan selamat. Selama di pengungsian, kebutuhan makan juga tercukupi,” kata Yanti.

Sementara itu, Cardianto yang telah tujuh tahun bekerja sebagai penderes getah pinus di Aceh Tengah mengaku bersyukur atas bantuan semua pihak sehingga dapat kembali ke kampung halaman. (*)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Timnas Voli Putra Indonesia Uji Kekuatan Lawan Kamboja Jelang Asian Games 2026
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
komentar
beritaTerbaru