Selasa, 07 April 2026

Arus Mudik Nataru, Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas Turun 23,23 Persen

Minggu, 28 Desember 2025 03:02 WIB
Arus Mudik Nataru, Fatalitas Kecelakaan Lalu Lintas Turun 23,23 Persen
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho memberikan keterangan pers terkait evaluasi arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di Command Center KM 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (26/12/2025). (Dok/H
Cikarang Utara (buseronline.com) - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyatakan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas selama arus mudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 mengalami penurunan signifikan.

Dilansir dari laman Humas Polri, penurunan korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tercatat mencapai 23,23 persen.

Hal tersebut disampaikan Irjen Pol Agus saat memberikan keterangan pers di Command Center KM 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, Jumat.

“Hasil evaluasi sore ini, alhamdulillah kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mengalami penurunan sebesar 23,23 persen,” ujar Irjen Pol Agus.

Meski terjadi penurunan fatalitas, Korlantas Polri tetap mengintensifkan upaya pencegahan kecelakaan, salah satunya melalui penegakan hukum terhadap kendaraan sumbu tiga atau truk besar yang melanggar ketentuan selama masa libur Nataru.

Penindakan dilakukan berupa tilang, teguran, hingga pengeluaran kendaraan dari ruas tol. “Kendaraan sumbu tiga hanya diperbolehkan melintas di jalan arteri mulai pukul 17.00 hingga dini hari sampai pagi. Ketentuan ini harus dipatuhi,” tegasnya.

Selain itu, Kakorlantas Polri juga memaparkan perkembangan arus mudik Nataru. Hingga Jumat (26/12/2025), sekitar 1,36 juta kendaraan atau 47 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan tercatat telah meninggalkan Jakarta menuju Trans Jawa dan Sumatra.

Puncak arus mudik terjadi pada 24 Desember. Ia mengakui adanya kepadatan di sejumlah kawasan wisata seperti Gadog, Malioboro Yogyakarta, dan Karanganyar, Jawa Tengah.

Namun kondisi tersebut dapat diantisipasi melalui rekayasa lalu lintas oleh petugas di lapangan. Sementara itu, terkait arus balik, Irjen Pol Agus memprediksi puncaknya akan bergeser ke 4 Januari 2026 seiring diterapkannya kebijakan work from anywhere (WFA) oleh pemerintah.

Diperkirakan sekitar 2,8 juta kendaraan akan kembali menuju Jakarta. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Korlantas Polri akan melakukan penebalan personel serta menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow dan one way, guna memastikan arus balik berjalan aman dan lancar. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru