Selasa, 07 April 2026

Polri Gunakan Sistem Anti-Drone untuk Amankan Balapan MotoGP Mandalika

Senin, 06 Oktober 2025 02:00 WIB
Polri Gunakan Sistem Anti-Drone untuk Amankan Balapan MotoGP Mandalika
Asisten Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Muhammad Fadil Imran meninjau pos pantau dan pengamanan drone di Bukit Jokowi, Lombok Tengah, Sabtu (4/10/2025).
Lombok Tengah (buseronline.com) - Asisten Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol Dr H Muhammad Fadil Imran MSi meninjau langsung pos pantau dan pengamanan drone di Bukit Jokowi, Sabtu.

Dilansir dari laman Humas Polri, pos tersebut disiapkan khusus untuk mendukung pengamanan ajang MotoGP 2025 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kunjungannya, Komjen Fadil Imran memastikan seluruh peralatan dan personel Satgas Drone Mabes Polri dalam kondisi siap siaga mengantisipasi potensi ancaman dari drone liar yang berpotensi mengganggu jalannya balapan internasional tersebut.

“Pengamanan jalannya MotoGP Mandalika tidak hanya di darat dan udara dengan patroli biasa, tetapi juga dengan sistem pertahanan udara ringan yang bisa melumpuhkan drone liar. Hal ini penting demi keamanan pembalap, ofisial, maupun penonton,” ujar Komjen. Fadil Imran.

Astamaops Kapolri menegaskan, penerapan teknologi anti-drone yang dioperasikan personel khusus merupakan langkah preventif yang penting untuk menjaga kelancaran dan keselamatan penyelenggaraan event kelas dunia itu.

Dalam kesempatan tersebut, para personel memperagakan cara kerja alat pelumpuh drone yang mampu mendeteksi dan menonaktifkan drone tak berizin dalam hitungan detik. Demonstrasi itu mendapat apresiasi langsung dari Komjen. Fadil Imran.

“Alat dan personel sudah terlatih dengan baik. Kami pastikan keamanan ajang MotoGP Mandalika 2025 menjadi prioritas utama, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menikmati balapan dengan tenang,” tegasnya.

Pos pantau Bukit Jokowi memiliki posisi strategis karena berada di ketinggian dengan pandangan luas ke arah sirkuit dan area sekitarnya. Dengan sistem pemantauan real-time, aparat dapat mengawasi pergerakan drone serta melakukan tindakan cepat jika terdeteksi potensi gangguan terhadap jalannya perlombaan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru