Selasa, 07 April 2026

Polri Gelar Bimtek Pengamanan Wisata di Mandalika, Dukung Status Destinasi Super Prioritas

Jumat, 03 Oktober 2025 02:10 WIB
Polri Gelar Bimtek Pengamanan Wisata di Mandalika, Dukung Status Destinasi Super Prioritas
Direktorat Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri bersama Ditpamobvit Polda NTB berfoto bersama usai membuka Bimbingan Teknis Pengamanan Wisata di Kantor Pengelola ITDC Mandalika, Lombok Tengah, Selasa (30/9/2025).
Lombok Tengah (buseronline.com) - Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri bersama Ditpamobvit Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengamanan Wisata di Kantor Pengelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Mandalika, Selasa.

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) sekaligus meningkatkan standar keamanan di tengah pesatnya perkembangan kawasan tersebut yang kini rutin menjadi tuan rumah ajang internasional seperti MotoGP.

Dalam pertemuan yang melibatkan pelaku industri pariwisata dan stakeholder terkait, Ditpamobvit menegaskan bahwa pengamanan kawasan wisata tidak hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

“Pengamanan bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi seluruh elemen di hotel dan objek wisata,” ujar perwakilan Ditpamobvit.

Program utama dalam Bimtek adalah Risk Assessment atau penilaian risiko yang mencakup hotel, objek wisata, transportasi, hingga seluruh event pariwisata.

Melalui mekanisme audit, Ditpamobvit Polda NTB akan memberikan sertifikasi pengamanan dari Mabes Polri dengan tiga kategori: Gold (Baik Sekali), Silver (Baik), dan Bronze (Cukup).

Sertifikasi tersebut tak hanya berfungsi sebagai jaminan keamanan bagi wisatawan, tetapi juga memberikan insentif nyata bagi pengelola.

Beberapa pelaku usaha seperti PT BSI dan ITDC yang meraih hasil “Baik” bahkan mendapat potongan premi asuransi hingga 50 persen.

Selain fokus pada keamanan, Ditpamobvit juga mengingatkan pentingnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan. NTB diharapkan bisa belajar dari pengalaman Bali yang menghadapi dampak overtourism.

“NTB memiliki potensi besar. Dengan kerja sama erat antar-stakeholder, kita bisa menghadirkan wisatawan berkualitas yang tidak hanya berlibur, tetapi juga berinvestasi dan menggerakkan ekonomi lokal,” tambah perwakilan Ditpamobvit.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengecekan kesiapan pengamanan di Sirkuit Mandalika, guna memastikan kesiapan menyambut event-event internasional mendatang. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru