Kamis, 16 Juli 2026

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas dari Hambalang, Bahas Strategi Pencegahan Karhutla

Senin, 04 Agustus 2025 12:52 WIB
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas dari Hambalang, Bahas Strategi Pencegahan Karhutla
Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas melalui konferensi video di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (3/8/2025).
Bogor (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas secara virtual dari kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu.

Rapat tersebut diikuti sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan difokuskan pada pembahasan langkah-langkah strategis pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas ekstrem.

Agenda utama dalam rapat adalah mengevaluasi upaya yang telah dilakukan serta mengantisipasi potensi peningkatan karhutla akibat musim kemarau. Dalam keterangan pers usai rapat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan apresiasi atas kinerja kementerian dan tim terkait dalam upaya mitigasi karhutla.

“Presiden memberikan apresiasi kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan kementerian terkait lainnya, serta tim penanggulangan kebakaran hutan dan lahan atas usaha yang telah dilakukan untuk pencegahan dan penanganan kebakaran hutan di Tanah Air,” ujar Teddy.

Teddy juga mengungkapkan bahwa Presiden turut menyoroti tren positif terkait penurunan luas wilayah terdampak karhutla dalam dua tahun terakhir.

Berdasarkan data pemerintah, pada tahun 2024 luas kebakaran hutan dan lahan tercatat menurun sebesar 33,3% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sekitar 376.805 hektare. Sementara itu, hingga awal Agustus 2025, luas karhutla dilaporkan hanya mencapai 8.955 hektare.

“Berdasarkan data, terlihat penurunan luas kebakaran hutan dan lahan. Ini menunjukkan efektivitas kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan dan mitigasi,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya konsistensi dalam penegakan hukum terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Ia meminta aparat penegak hukum tidak lengah, dan tetap mengedepankan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang dapat merusak lingkungan dan membahayakan masyarakat.

“Penegakan hukum juga terus dilakukan terhadap pelaku pembakar hutan dan lahan. Presiden Prabowo mengingatkan Tim Karhutla di pusat dan daerah untuk tetap waspada. Berdasarkan data BMKG, kemarau masih akan terjadi sampai akhir bulan Agustus 2025,” kata Teddy.

Rapat terbatas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapsiagaan nasional terhadap risiko karhutla yang meningkat akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

Pemerintah menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah bencana ekologis. (R3)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertamina Pastikan Distribusi BBM di Medan Kembali Normal
Bobby Nasution Minta Persiapan Porprovsu XII 2026 Dimatangkan
Sumut Jadi Kontributor Utama Swasembada Pangan
Timnas Indonesia Belum Gelar Uji Coba, Fokus Matangkan Persiapan di Bali
Spanyol Tumbangkan Prancis 2-0, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Korlantas Polri Sosialisasikan Perpol Nomor 5 Tahun 2025, Perkuat Standar Pendidikan Mengemudi
komentar
beritaTerbaru