Selasa, 07 April 2026

Korlantas Polri Siapkan Strategi Atasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2025

Minggu, 16 Februari 2025 00:39 WIB
Korlantas Polri Siapkan Strategi Atasi Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2025
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH MHum, saat memberikan arahan terkait kesiapan Operasi Ketupat 2025 untuk mengurai kemacetan arus mudik dan balik Lebaran.
Jakarta (buseronline.com) - Korlantas Polri menyiapkan berbagai strategi untuk mengatasi potensi kemacetan saat arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs Agus Suryonugroho SH MHum menyatakan bahwa kesiapan Korlantas bersama stakeholder difokuskan pada empat kluster utama yang diprediksi menjadi titik kemacetan atau bottleneck, yakni jalur tol, jalur arteri dan nasional, pelabuhan penyeberangan, serta tempat-tempat wisata.

"Kesiapan Korlantas Polri, stakeholder, dan jajaran berkaitan dengan Operasi Ketupat 2025 menjadikan empat kluster yang harus kita kelola, yaitu jalur tol, jalur arteri atau nasional, pelabuhan penyeberangan, dan tempat wisata," ujar Irjen Agus Suryonugroho.

Korlantas Polri mengantisipasi peningkatan volume kendaraan di jalan tol, arteri, serta ke arah tempat wisata dan ibadah.

Selain itu, lonjakan jumlah penumpang dan barang juga menjadi perhatian, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem seperti hujan, banjir, dan longsor.

Irjen Agus menegaskan bahwa salah satu titik rawan di jalur tol adalah kemacetan akibat bottleneck, terutama di ruas tol fungsional Jogja-Solo dan JAPEK 2 Selatan.

Selain itu, masalah teknis seperti kekurangan saldo e-toll, antrean di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), serta kendaraan mogok atau kehabisan BBM juga menjadi perhatian.

Di jalur arteri dan nasional, perhatian utama adalah perbaikan jalan berlubang serta pengelolaan pasar tumpah yang dapat menghambat kelancaran arus kendaraan.

Untuk mengurai kemacetan, Korlantas Polri menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas, seperti:

Contraflow dan One Way untuk memperlancar arus kendaraan.

Pengalihan arus di titik-titik kemacetan.

Penempatan petugas dan tim urai kemacetan di lokasi rawan kepadatan.

Penambahan rambu-rambu dan kanalisasi di area rawan macet.

Pembatasan Kendaraan Berat dan WFA
Sebagai bagian dari solusi, Korlantas akan merekomendasikan kepada pemerintah untuk membatasi kendaraan sumbu tiga selama arus mudik dan balik.

Selain itu, pemberlakuan Work From Anywhere (WFA) juga diusulkan guna mengurangi kepadatan di hari-hari menjelang Lebaran.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak terus kami lakukan agar Operasi Ketupat 2025 dapat berjalan optimal. Kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dan balik dengan lancar dan aman," tutup Irjen Agus.

Dengan strategi ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2025 bisa lebih tertata, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman tanpa terkendala kemacetan yang parah. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pertama di Indonesia, Sumut Luncurkan Sistem Pendaftaran Bisnis Berbasis SDGs
Menuju Swasembada Pangan, Jateng Terus Tancap Gas dengan Strategi Nyata
Dekranasda Jateng Gandeng Kemenlu untuk Dorong Promosi Produk Ekraf ke Pasar Global
Monaco Bungkam Marseille 2-1, Catat Tujuh Kemenangan Beruntun
Real Oviedo Raih Kemenangan Penting, Tundukkan Sevilla 1-0 di La Liga
Timnas Futsal Indonesia Bantai Brunei 7-0 di Laga Pembuka Piala AFF Futsal 2026
komentar
beritaTerbaru