Senin, 15 Juni 2026

KPK Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Agung dan Polri untuk Pemberantasan Korupsi

Senin, 13 Januari 2025 00:17 WIB
KPK Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Agung dan Polri untuk Pemberantasan Korupsi
Audiensi antara KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri di Jakarta, Rabu (8/1/2025), untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pemberantasan korupsi. (Dok/KPK)
Jakarta (buseronline.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pemberantasan korupsi.

Hal ini diwujudkan melalui audiensi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu.

Dalam pertemuan bersama Kejaksaan Agung, Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum harus terus dioptimalkan.

Ia menyampaikan bahwa audiensi seperti ini akan dilaksanakan secara rutin guna meningkatkan kolaborasi dan efektivitas kerja dalam memberantas tindak pidana korupsi.

“Kami membahas berbagai hal, mulai dari pelatihan, pendidikan, hingga kerja sama dalam upaya pemulihan aset. Kejaksaan Agung kini memiliki badan khusus untuk pemulihan aset yang akan mendukung optimalisasi agenda pemberantasan korupsi,” ujar Setyo.

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin menegaskan komitmennya dalam mendukung sinergitas ini. Menurutnya, KPK dan Kejaksaan Agung memiliki tujuan yang sama, yaitu memperkuat penegakan hukum dan menciptakan pemerintahan yang bersih.

“Tidak ada persaingan antara Kejaksaan Agung dan KPK. Keduanya bekerja bersama untuk mencintai bangsa dan negara serta memberantas korupsi demi kebaikan bersama,” ungkap Burhanuddin.

Selanjutnya, dalam pertemuan antara KPK dan Polri, Setyo Budiyanto menekankan pentingnya kerja sama untuk meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.

Menurutnya, IPK tidak hanya menjadi gambaran persepsi nasional, tetapi juga memengaruhi pandangan internasional terhadap tata kelola pemerintahan di Indonesia.

“Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab bersama. Kerja sama ini harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, tidak terbatas pada aparat penegak hukum saja,” kata Setyo.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan langkah awal yang signifikan untuk memperkuat sinergi antara KPK dan Polri.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi dalam pencegahan, penindakan, serta pemberantasan korupsi.

“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan negara, efisiensi penggunaan anggaran, dan memastikan upaya pemberantasan korupsi berjalan optimal,” ujar Listyo.

Sinergi antara KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri ini juga selaras dengan Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Melalui kolaborasi berkelanjutan, pemerintah berharap dapat menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menciptakan kerja sama lintas sektor yang lebih solid dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Trail of The Kings UTMB 2026 Angkat Pesona Danau Toba dan Dongkrak Ekonomi Lokal
Bupati Taput Tekankan Pendidikan Karakter dan Integritas di Tengah Kemajuan AI
Badan Bahasa Gandeng UMSU dan UNPRI Perkuat Pengembangan Bahasa Indonesia
Pemkab Taput Perkuat Jaminan Kesehatan, Capaian UHC Capai 99,27 Persen
Polda Metro Jaya Kerahkan 585 Personel untuk Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
Trail of The Kings UTMB 2026 Sukses Digelar, Danau Toba Makin Dikenal di Kancah Internasional
komentar
beritaTerbaru