Minggu, 25 Oktober 2026

Operasi TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Pendaki Korsel di Gunung Agung

Senin, 06 Januari 2025 00:13 WIB
Operasi TNI Berhasil Evakuasi Jenazah Pendaki Korsel di Gunung Agung
Tim gabungan dari TNI, Polsek Selat, Brimob Polda Bali, dan SAR Polda Bali sedang melakukan evakuasi jenazah Kyeungdam Oh, pendaki asal Korea Selatan, yang ditemukan di Gunung Agung, Karangasem, Bali.
Karangasem (buseronline.com) - Seorang pendaki asal Korea Selatan (Korsel), Kyeungdam Oh (31), ditemukan meninggal dunia di ketinggian 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl) di jalur pendakian Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (3/1/2025).

Dilansir dari Web Mabes TNI, korban dilaporkan hilang sejak Rabu (1/1/2025) setelah mendaki Gunung Agung tanpa menggunakan jasa pemandu lokal.

Operasi pencarian yang melibatkan tim gabungan dipimpin langsung oleh personel TNI dari Koramil 1623-06/Selat.

Dipimpin Pelda Kadek Carma Utama, tim terdiri dari Polsek Selat, Brimob Polda Bali, SAR Polda Bali, Pos SAR Karangasem, BPBD Karangasem, dan pemandu lokal.

Setelah upaya pencarian selama dua hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat jatuh dari tebing setinggi 100 meter.

“Kondisi medan yang berat dan cuaca tidak menentu menjadi tantangan utama. Korban ditemukan dengan kepala membentur bebatuan, yang menjadi penyebab kematiannya,” jelas Pelda Kadek Carma Utama.

Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke Pos Ceking, di bawah Pura Pasar Agung, sekitar pukul 12.40 WITA. Di lokasi tersebut, jenazah diterima keluarga korban, yaitu Mrs Lee Hyunryung, Mr Kim, dan istri korban, Nyonya Imas.

Selanjutnya, jenazah dibawa menggunakan ambulans RSUD Karangasem ke RS Prof Ngurah Denpasar untuk proses autopsi sebelum diserahkan kepada Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia.

Dandim 1623/Karangasem, Letkol Czi Ryan Yustian, mengapresiasi kerja keras personel TNI dan tim gabungan.

“TNI selalu siap membantu masyarakat, termasuk dalam situasi darurat seperti ini. Peran kami adalah memastikan keselamatan dan keamanan di setiap wilayah tugas, khususnya di daerah wisata yang memiliki risiko tinggi seperti Gunung Agung,” ujarnya.

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki untuk mematuhi prosedur keselamatan, termasuk menggunakan jasa pemandu lokal saat mendaki gunung.

Sinergi dan kesiapsiagaan TNI bersama instansi terkait menjadi faktor kunci dalam keberhasilan operasi evakuasi ini. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Nice Comeback Dramatis, Kalahkan Brest 2-1 di Ligue 1
Aitor Mañas Selamatkan Alavés dari Kekalahan, Málaga Gagal Bawa Pulang Kemenangan
Prof Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut Periode 2026-2031, Arif Satria Tekankan Kontribusi Cendekiawan
Pemkab Toba Gelar Marpangir 2026, Lestarikan Budaya Batak dan Dorong Wisata Danau Toba
Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun di Perairan Asahan
Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Sidoarjo, 1.820 Tabung Disita
komentar
beritaTerbaru