Minggu, 25 Oktober 2026

Kapolri Minta Direktorat PPA dan TPPO Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan

Kamis, 19 Desember 2024 00:14 WIB
Kapolri Minta Direktorat PPA dan TPPO Tingkatkan Penanganan Kasus Kekerasan
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan terkait penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam acara Gender Mainstreaming Insight: Equality in Action, Insight in Policy, di Jakarta, Selasa (17/12/2024).
Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya langkah tegas dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Hal ini disampaikan dalam acara Gender Mainstreaming Insight: Equality in Action, Insight in Policy, Selasa.

Kapolri mengungkapkan masih adanya kesenjangan yang signifikan antara data kasus kekerasan yang dihimpun Komnas Perempuan dan Anak dengan jumlah perkara yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Berdasarkan data Komnas Perempuan dan Anak, jumlah kekerasan terhadap perempuan mencapai 401.975 kasus dan kekerasan terhadap anak sebanyak 15.120 kasus. Sementara itu, dalam lima tahun terakhir, Unit Subdit PPA dan TPPO hanya menangani 105.475 kasus, dengan kasus tertinggi berupa KDRT, pencabulan, kekerasan fisik dan psikis, persetubuhan, dan pemerkosaan,” jelas Kapolri.

Kapolri menegaskan bahwa penyelesaian kasus kekerasan harus mengutamakan keadilan bagi perempuan dan anak. Oleh karena itu, ia meminta Direktorat PPA dan TPPO untuk memperkuat langkah-langkah penanganan agar mampu menekan angka kekerasan secara signifikan.

“Kasus-kasus ini harus ditangani secara serius dan adil. Langkah tegas diperlukan untuk menciptakan rasa aman bagi perempuan dan anak,” ujar Kapolri.

Melalui arahan ini, diharapkan Direktorat PPA dan TPPO dapat meningkatkan efektivitas penanganan kasus serta mempersempit kesenjangan data dengan Komnas Perempuan dan Anak, sehingga keadilan bagi para korban dapat terwujud. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Prof Muryanto Amin Pimpin ICMI Sumut Periode 2026-2031, Arif Satria Tekankan Kontribusi Cendekiawan
Pemkab Toba Gelar Marpangir 2026, Lestarikan Budaya Batak dan Dorong Wisata Danau Toba
Polri Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Senilai Rp3,48 Triliun di Perairan Asahan
Bareskrim Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Sidoarjo, 1.820 Tabung Disita
Beasiswa Santri Jateng Buka Jalan Khafidz Kuliah di China dan Aisyi di Mesir
Pemprov Sumut Ajak ASN Bijak Berinvestasi dan Kelola Keuangan untuk Masa Depan
komentar
beritaTerbaru