Sabtu, 10 Oktober 2026

Indonesia Perkuat Peran di Asia Tenggara Lewat Operasi Maharlika ke-4

Sabtu, 30 November 2024 00:36 WIB
Indonesia Perkuat Peran di Asia Tenggara Lewat Operasi Maharlika ke-4
Petugas gabungan dari Polri, Ditjen Imigrasi, Bea Cukai, dan instansi terkait melakukan pemeriksaan dokumen di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Senin (25/11/2024), sebagai bagian dari Operasi Maharlika ke-4 untuk memperketat pengawasan perbatasan dan menceg
Nunukan (buseronline.com) - Divhubinter Polri bersama Bagjatinter dan Bagkominter Set NCB Interpol Indonesia, serta perwakilan dari Densus 88 AT Polri, Ditjen Imigrasi, dan sejumlah instansi terkait, berkolaborasi dalam Operasi Maharlika ke-4, Senin.

Inisiatif ini digagas Interpol untuk meningkatkan pengawasan perbatasan dan memberantas kejahatan lintas negara, khususnya terorisme. Kegiatan ini dipusatkan di wilayah perbatasan strategis Nunukan, Kalimantan Utara.

Operasi Maharlika ke-4 melibatkan berbagai instansi, termasuk Polres Nunukan, Ditjen Imigrasi, Bea Cukai, KSOP, dan Polairud Polda Kalimantan Utara.

Dalam pertemuan tersebut, Divhubinter Polri memaparkan strategi operasional yang menekankan pentingnya kerja sama antarinstansi dalam mencegah pergerakan teroris dan masuknya senjata maupun bahan peledak ke wilayah Indonesia.

Pemeriksaan dokumen WNI dan WNA di Pelabuhan Tunon Taka menjadi langkah awal pengamanan pintu masuk perbatasan.

Operasi ini merupakan bagian dari kerja sama regional yang melibatkan negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Filipina, dan Brunei.

Fokus utama operasi adalah mencegah pergerakan teroris lintas negara, memperkuat pengawasan perbatasan, dan meningkatkan kemampuan aparat penegak hukum dalam menghadapi ancaman kejahatan transnasional.

Selain pencegahan terorisme, operasi ini juga menargetkan berbagai kejahatan lintas negara lainnya, seperti penyelundupan narkoba dan perdagangan manusia.

Dalam rapat koordinasi yang melibatkan Angkatan Laut di Nunukan, dibahas langkah-langkah strategis untuk memperketat pengawasan perbatasan.

Kepala Divhubinter Polri menyatakan, Operasi Maharlika ke-4 tidak hanya bertujuan mencegah ancaman langsung, tetapi juga memperkuat kerja sama internasional.

"Dengan dukungan penuh Interpol, kami berkomitmen menjaga stabilitas keamanan kawasan," ujarnya.

Operasi Maharlika ke-4 menjadi bukti kuatnya komitmen Indonesia dalam melawan kejahatan lintas negara dan menciptakan kawasan Asia Tenggara yang lebih aman dan damai.

Keberhasilan inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan regional dan membangun rasa aman di tengah masyarakat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemprov Sumut Targetkan 5.395 Kegiatan Pembangunan Rampung 26 Desember 2026
Polri Tahan Empat Tersangka Kasus Kecelakaan KM Virgo Transport 8
Bunda PAUD Jateng Dorong Pembelajaran Koding dan Robotik di Sekolah
Ketua TP Posyandu Pati Dorong Penguatan Kelembagaan dan Kualitas Pelayanan
Mensos Saifullah Yusuf: Sekolah Rakyat Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Kurang Mampu
Medan dan Malaysia Perkuat Peluang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
komentar
beritaTerbaru