Minggu, 04 Oktober 2026

Pemkab Cianjur Usulkan Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa

Sabtu, 03 Desember 2022 16:10 WIB
Pemkab Cianjur Usulkan Perpanjangan Masa Pencarian Korban Gempa
Sekda Kabupaten Cianjur Cecep S Alamsyah didampingi lainnya saat konferensi pers update penanganan gempa bumi Cianjur, Sabtu (3/12/2022). (Dok/BNPB)
Cianjur (buseronline.com) - Memasuki hari ke 13 penanganan gempabumi M 5.6, Pemkab Cianjur mengusulkan perpanjangan masa operasi pencarian selama tiga hari ke depan.

Hal tersebut mengingat masa perpanjangan kedua untuk operasi pencarian korban hilang telah berakhir pada hari ini, Sabtu (3/12/2022).

"Terkait dengan pencarian korban hilang, kami telah mengusulkan kepada Basarnas untuk diperpanjang lagi selama tiga hari setelah sebelumnya sudah ada 2 kali perpanjangan," jelas Sekda Kabupaten Cianjur Cecep S Alamsyah pada konferensi pers update penanganan gempa bumi Cianjur, Sabtu (3/12/2022).

Ia juga mengatakan untuk operasi pencarian korban hilang akan terus dilakukan hingga semua korban ditemukan.

Hingga Sabtu (3/12/2022), korban meninggal dunia pasca gempa bumi Kabupaten Cianjur bertambah menjadi 334 jiwa. Penambahan tersebut berdasarkan penemuan tim gabungan yang berhasil menemukan tiga jenazah, yang mana dua jenazah ditemukan di Desa Cijedil, dan satu lainnya ditemukan di kawasan Warung Sate Shinta.

Dengan demikian, total korban yang masih dalam pencarian saat ini tersisa delapan orang. Jumlah rumah rusak tervalidasi sementara hingga pukul 15.00 WIB hari ini tercatat 35.601 unit dengan rincian rusak berat 7.817, rusak sedang 10.589, dan rusak ringan 17.195.

Pemerintah menyediakan anggaran Rp500 ribu rupiah/KK yang dapat digunakan untuk menyewa rumah sementara bagi para korban terdampak atau yang disebut dengan Dana Tunggu Hunian yang berasal dari APBN.

"Kami mempertimbangkan para korban agar tidak berlama-lama di pengungsian. Uang tersebut dapat dimanfaatkan warga terdampak untuk menyewa rumah sementara," jelasnya.

Saat ini sedang dilakukan pendataan untuk memetakan siapa-siapa saja yang berhak mendapatkan bantuan Rp500 ribu tersebut.

Berjalan bersamaan dengan pendataan tersebut, Posko Utama masih terus melakukan pendistribusian bantuan logistik maupun peralatan kepada warga terdampak.

Saat ini, warga juga dapat mengambil langsung bantuan di gudang-gudang logistik yang ada di Gudang Bale Rancage, Gudang BPBD Kabupaten Cianjur, dan Gudang Unilever.

Saat ini, pengelolaan gudang dan distribusi logistik kepada warga terdampak sudah sepenuhnya diserahkan Posko Utama yang dipimpin Bupati dan didukung jajaran Forkompimda Kabupaten Cianjur.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Pemkab Taput Salurkan Bantuan Rp267,45 Juta kepada 32 KK Terdampak Bencana
Bupati Taput Buka Tapanuli Highlands Festival 2026, Ikut Renang 1,2 Kilometer di Danau Toba
Pemprov Jateng Percepat Verifikasi 4.230 Gerai Koperasi Merah Putih
Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, Pratikno: Kami Berikan Pertimbangan kepada Presiden
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Polri Lepas 140 Personel FPU 8 MINUSCA untuk Misi Perdamaian PBB di Afrika Tengah
komentar
beritaTerbaru