Kamis, 20 Agustus 2026

Kepala BNPB: 310 Warga Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur

Jumat, 25 November 2022 15:30 WIB
Kepala BNPB: 310 Warga Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kemeja hijau dengan rompi) saat memberikan keteran pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). (Dok/BNPB)
Cianjur (buseronline.com) - Tim gabungan kembali berhasil menemukan korban meninggal dunia, terdampak gempa Cianjur 5.6 SR yang menerjang Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022) lalu.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan berdasarkan data sementara yang dihimpun, terjadi penambahan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur

"Jumlah korban meninggal 310 orang, yang masih belum ditemukan 24 orang. Kerusakan infrastruktur tidak begitu banyak berubah, tercatat penambahan di
363 sekolah, 144 tempat ibadah," kata Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022).

Korban yang berhasil ditemukan hari ini berjumlah 17. Bersamaan dengan itu, tim DVI Polri, Basarnas dan Pusat Krisis Kemenkes berhasil mengidentifikasi 21 jenazah dari data puskes dan desa, termasuk mendapatkan identitas dari korban jiwa yang sudah dikebumikan keluarga, sehingga total korban meninggal 310 jiwa.

Terkait target pencarian korban hilang, Suharyanto menegaskan akan mencari sampai orang yang terdata hilang berhasil ditemukan.

"Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi," pungkasnya.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Hari Kelima Pascabencana, Pemerintah Kirim 253 Ton Logistik ke NTT
Bupati Toba Dorong Pengembangan Bawang Putih untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Bupati Taput Dukung Percepatan Pengembangan Panas Bumi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Pemkab Taput Perkuat Komitmen Lindungi Orangutan Tapanuli dan Hutan Tapanuli
Pemko Bandung Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis kepada Investor melalui Investor Day 2026
Polri Perkuat Sistem Pengaduan Kontinjensi Berbasis Digital untuk Percepat Respons Keamanan
komentar
beritaTerbaru