Senin, 06 April 2026

Kepala BNPB: 310 Warga Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur

Agie HT Bukit SH - Jumat, 25 November 2022 15:30 WIB
Kepala BNPB: 310 Warga Meninggal Dunia Pasca Gempa Cianjur
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kemeja hijau dengan rompi) saat memberikan keteran pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022). (Dok/BNPB)
Cianjur (buseronline.com) - Tim gabungan kembali berhasil menemukan korban meninggal dunia, terdampak gempa Cianjur 5.6 SR yang menerjang Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022) lalu.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyebutkan berdasarkan data sementara yang dihimpun, terjadi penambahan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur

"Jumlah korban meninggal 310 orang, yang masih belum ditemukan 24 orang. Kerusakan infrastruktur tidak begitu banyak berubah, tercatat penambahan di
363 sekolah, 144 tempat ibadah," kata Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022).

Korban yang berhasil ditemukan hari ini berjumlah 17. Bersamaan dengan itu, tim DVI Polri, Basarnas dan Pusat Krisis Kemenkes berhasil mengidentifikasi 21 jenazah dari data puskes dan desa, termasuk mendapatkan identitas dari korban jiwa yang sudah dikebumikan keluarga, sehingga total korban meninggal 310 jiwa.

Terkait target pencarian korban hilang, Suharyanto menegaskan akan mencari sampai orang yang terdata hilang berhasil ditemukan.

"Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi," pungkasnya.
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Tiga Prajurit TNI Gugur di Misi UNIFIL Lebanon, Presiden Prabowo Beri Penghormatan Terakhir
Perayaan Paskah GBKP Setia Budi Meriah, Diisi Ibadah, Pujian dan Perlombaan
Kredensialing: Strategi Utama Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Pemko Medan Tingkatkan Layanan dan Fasilitas RSUD Dr Pirngadi di Hari Ginjal Sedunia
Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan Diperkuat Jejaring Lintas K/L
Kemendikdasmen Jadi Finalis Top Inovasi Kementerian PAN-RB Lewat Inovasi Verifikasi Data ATS
komentar