Selasa, 27 Oktober 2026

Operasi Patuh Toba 2026 Resmi Digelar di Medan, Polisi Sasar 10 Jenis Pelanggaran

Selasa, 27 Oktober 2026 08:50 WIB
Operasi Patuh Toba 2026 Resmi Digelar di Medan, Polisi Sasar 10 Jenis Pelanggaran
Pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026 ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Polrestabes Medan, Senin (26/10/2026).

Medan (buseronline.com) - Polrestabes Medan menggelar Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kota Medan.

Pelaksanaan operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Polrestabes Medan, pada 26 Oktober 2026. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Sofyan dalam kegiatan tersebut.

Apel turut dihadiri sejumlah perangkat daerah Pemerintah Kota Medan, termasuk Dinas Perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Kepala Dinas Kominfo Medan, Arrahmaan Pane, diwakili Sekretaris Dinas Budi Hariono.

Dalam apel tersebut, Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen membacakan amanat tertulis Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.

Amanat itu menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Seluruh personel yang terlibat juga diminta mengedepankan edukasi agar masyarakat menjadikan keselamatan berkendara sebagai kebutuhan, bukan sekadar mematuhi aturan ketika ada petugas yang melakukan razia.

Operasi Patuh Toba 2026 melibatkan personel gabungan dari TNI Angkatan Darat, Detasemen Polisi Militer (Denpom), Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas akan melakukan deteksi dini terhadap lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, sosialisasi secara edukatif, serta penegakan hukum melalui sistem elektronik.

Petugas juga mengedepankan teguran simpatik dan pendekatan humanis kepada para pengguna jalan. Sejumlah pelanggaran menjadi sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Toba 2026.

Di antaranya pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, penumpang di atas kap angkutan umum, serta pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.

Petugas juga menyasar pengemudi di bawah pengaruh alkohol, pengendara yang melawan arus, pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan, serta pengendara yang berkendara secara ugal-ugalan.

Selain itu, kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan atau over dimension over load (ODOL), serta kendaraan tanpa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan pelat nomor resmi, turut menjadi perhatian dalam operasi tersebut.

Tidak hanya melakukan penindakan, petugas juga diminta mengantisipasi penyebaran berita bohong atau hoaks mengenai pelaksanaan operasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar.

Kapolrestabes Medan menginstruksikan seluruh personel untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama bertugas, memberikan pelayanan secara humanis, serta menghindari sikap arogan yang dapat merusak citra institusi kepolisian.

Melalui sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Kota Medan, dan masyarakat, Operasi Patuh Toba 2026 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas secara signifikan.

Peningkatan kepatuhan pengguna jalan juga diharapkan dapat membentuk budaya berlalu lintas yang lebih disiplin sehingga tercipta kondisi jalan raya yang aman, tertib, dan lancar di Kota Medan. (P3)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Inspektorat Medan Optimalkan E-Audit untuk Cegah Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa
MFCF 2026 Meriah, Karya Desainer Lokal Medan Pukau Pengunjung
Wali Kota Medan Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Pengangkutan Sampah, Oknum Terbukti Terancam Dipecat
Dinkes Medan Waspadai Penyebaran Influenza A, 15 Kasus Tercatat hingga September 2026
Galeri Mustika Deli Jadi Pusat Produk UMKM, PIA Ardhya Garini Buka Peluang Kolaborasi
Wali Kota Medan Tekankan Pentingnya Kesiapan Mental Sambut Kelahiran Anak
komentar
beritaTerbaru